ANGKET24.ID, KOTA TANGERANG – Upaya penguatan pelestarian lingkungan terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui berbagai langkah konkret di ruang terbuka publik. Salah satunya melalui pemasangan kantong lubang biopori di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jalan Benteng Betawi.
Program ini tidak hanya difokuskan pada pengelolaan sampah organik, tetapi juga sebagai solusi untuk meningkatkan daya serap air tanah guna mengantisipasi potensi genangan saat curah hujan tinggi.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Wawan Fauzi, menjelaskan bahwa pemasangan kantong biopori merupakan bagian dari strategi pengelolaan lingkungan berbasis pemanfaatan lahan yang tersedia.
”Kami terus menggencarkan pemasangan kantong lubang biopori untuk memanfaatkan lahan yang ada di RTH Jalan Benteng Betawi. Tidak hanya sebagai pengolahan sampah organik seperti daun kering, adanya kantong lubang biopori berperan besar untuk meningkatkan daya serap air ke dalam tanah, kompos organik alami, sampai mencegah adanya genangan terutama saat curah hujan turun dengan intensitas sangat tinggi,” ujar Wawan, Rabu (8/4/26).
Ia menambahkan, hingga saat ini puluhan titik biopori telah dipasang dan dikelola secara langsung oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengolahan Sampah Wilayah Timur.
Ke depan, Pemkot Tangerang juga akan memperluas penerapan biopori ke berbagai kawasan lainnya sebagai bagian dari penguatan program lingkungan berkelanjutan.
”Kami tadi sudah mulai memanen kompos organik alami dari kantong lubang biopori yang sudah berjalan beberapa waktu terakhir. Semoga gebrakan ini bisa memotivasi semua kalangan masyarakat untuk berpartisipasi aktif menjaga lingkungan dengan melakukan kegiatan serupa di lingkungan pemukimannya masing-masing,” tambahnya.
Melalui langkah ini, Pemkot Tangerang berharap upaya pengelolaan sampah dan peningkatan daya resap air dapat berjalan beriringan, sekaligus memberikan dampak nyata bagi keberlanjutan lingkungan di wilayah perkotaan. (Jenni)












