DPUPR Kota Tangerang Operasikan Puluhan Pompa Air untuk Tangani Banjir di Periuk

DPUPR Kota Tangerang Operasikan Puluhan Pompa Air untuk Tangani Banjir di Periuk
banner 468x60

ANGKET24.ID, KOTA TANGERANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tangerang masih terus melakukan penanganan banjir di sejumlah wilayah yang sebelumnya terdampak. Hingga Selasa (10/3/26), sebagian besar kawasan di Kota Tangerang dilaporkan telah surut, sementara upaya penanganan kini dipusatkan di Kecamatan Periuk yang masih mengalami genangan.

Kepala DPUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni menjelaskan, banjir yang terjadi sejak akhir pekan dipicu oleh curah hujan tinggi yang berlangsung cukup lama sehingga menyebabkan kapasitas badan air penerima, seperti Kali Cirarab, tidak mampu menampung debit air yang masuk.

Bacaan Lainnya
banner 300250

“Alhamdulillah untuk wilayah timur sejak kemarin sudah surut. Semua pompa dan sistem operasional kita jalankan. Saat ini penanganan tinggal difokuskan di kawasan Periuk, yang lainnya sudah surut naik proses pemulihan,” ujarnya.

Pada saat puncak banjir, ketinggian air di beberapa lokasi dilaporkan mencapai sekitar empat meter hingga masuk ke lantai dua rumah warga. Namun, saat ini kondisi genangan terus mengalami penurunan dan berada di bawah tanggul dengan ketinggian sekitar 1,5 hingga 2 meter.

Untuk mempercepat proses pengeringan, DPUPR mengerahkan sejumlah pompa air di berbagai titik. Di kawasan Total Periuk misalnya, sekitar 20 pompa dioperasikan untuk membantu mengurangi genangan.

“Sementara di Perumahan Garden City terdapat sekitar delapan pompa, serta enam pompa di kawasan Situ Bulakan. Ini semua saat ini dikerahkan untuk memaksimalkan proses pengeringan,” jelas Taufik.

Ia menambahkan, beberapa pompa sempat tidak dapat dioperasikan karena ikut terendam banjir. Namun setelah dilakukan perbaikan, sebagian besar pompa kini sudah kembali berfungsi.

“Sebagian pompa sebelumnya sempat tidak bisa dioperasikan karena terendam banjir. Namun hari ini sudah dilakukan perbaikan dan sebagian besar sudah kembali beroperasi,” sambungnya.

DPUPR memperkirakan genangan di sejumlah kawasan akan surut secara bertahap. Wilayah Total Persada diprediksi menjadi kawasan yang lebih cepat surut, kemudian disusul Garden City. Sementara Periuk Damai biasanya menjadi titik terakhir yang kering karena berada di wilayah dengan kontur tanah yang lebih rendah. (Wahyu)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *