ANGKET24.ID, JAKARTA – Pemerintah memberikan apresiasi atas kelancaran penyelenggaraan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 yang dinilai berjalan tertib, aman, dan relatif tanpa hambatan signifikan. Keberhasilan tersebut menjadi indikator kuat sinergi lintas sektor dalam mengelola mobilitas masyarakat selama periode hari besar keagamaan.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta dukungan masyarakat yang turut menjaga ketertiban selama Ramadan hingga pasca Lebaran.
“Kami selaku pemerintah dan wakil Bapak Presiden, pertama-tama ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran dan juga kepada seluruh masyarakat. Proses satu bulan Ramadan, kemudian Lebaran, mudik maupun arus balik dapat berjalan dengan baik, tertib dan lancar,” kata Prasetyo dikutip Kamis (9/4/2026).
Menurutnya, kelancaran arus mudik dan balik tahun ini tidak terlepas dari perencanaan yang disusun secara komprehensif sejak jauh hari. Berbagai skenario pengaturan lalu lintas, kesiapan infrastruktur, serta koordinasi antarlembaga dinilai mampu berjalan efektif dalam mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat.
Ia juga mengakui masih terdapat sejumlah catatan evaluasi, namun secara umum pelaksanaan mudik tahun ini dinilai berhasil memenuhi ekspektasi publik, baik dari sisi pelayanan maupun kenyamanan perjalanan.
“Meskipun ada catatan-catatan untuk perbaikan, tapi semua dapat kita lalui dan masyarakat menyampaikan kepuasannya. Ini hasil kerja sama kita semua, hasil perencanaan yang dirancang secara total untuk memastikan seluruh kegiatan masyarakat berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.
Selain faktor koordinasi, keberhasilan ini juga didukung oleh optimalisasi layanan transportasi, pengamanan jalur mudik, hingga kesiapan fasilitas pendukung seperti rest area dan layanan kesehatan di berbagai titik strategis. Hal tersebut turut berkontribusi dalam menekan potensi kemacetan panjang maupun risiko gangguan selama perjalanan.
Data survei juga menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat yang tinggi terhadap penyelenggaraan mudik tahun ini. Berdasarkan hasil survei Indikator, sebanyak 85,3 persen pemudik menyatakan puas terhadap layanan yang diberikan selama periode Lebaran 2026.
Capaian tersebut tidak hanya mencerminkan keberhasilan teknis di lapangan, tetapi juga menjadi tolok ukur efektivitas kebijakan pemerintah dalam mengelola mobilitas skala besar. Ke depan, hasil ini diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan mudik di tahun-tahun mendatang, sehingga masyarakat dapat merasakan pengalaman perjalanan yang semakin aman, nyaman, dan efisien.












