Alami Kerugian Tiap Hari SPBU Mencong Lakukan Tera Ulang

banner 468x60

ANGKET24.ID,KOTA TANGERANG –Stasiun Pengisian Bahan Bakar ( SPBU ) Mencong yang bertempat di Jalan H. Mencong Cileduk Kota Tangerang meminta Badan Metrologi Kota Tangerang untuk adakan Tera Ulang terhadap mesin takar dispenser miliknya Kamis (19/08/2021).

Heru pengelola SPBU Mencong menyatakan bahwa pihaknya selalu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik pada masyarakat selaku konsumen. Tapi dalam satu bulan terakhir ini SPBU Mencong mengalami kerugian.

“Kita dalam satu bulan terakhir ini selalu mengalami kerugian” ujar Heru.

Lebih lanjut di tambahkannya bahwa kerugian yang di alaminya berkisar satu sampai dua juta setiap hari. Tentu saja hal ini menimbulkan tanda tanya, karena itu kita adakan penyelidikan internal terlebih dahulu hingga akhirnya kita dapat kesimpulan bahwa ada masalah dengan alat takar dispenser kita, karena itu kita minta Tim Unit Pelaksana Tugas ( UPT ) Metrologi Legal Kota Tangerang untuk mengadakan Tera Ulang.

Hasil Tera Ulang yang di lakukan oleh Tim Metrologi menemukan bahwa ada surplus sebanyak 40 mili liter tiap dua puluh liter yang di keluarkan dari takaran dispenser. Hal inilah yang membuat kerugian pada pengelola karena dalam satu harinya SPBU ini menjual ribuan liter pada konsumen.

Royan salah satu tim UPT Metrologi Legal yang melakukan Tera Ulang menjelaskan bahwa hal ini bisa jadi di sebabkan karena mesin dispenser yang di gunakan sudah lama sehingga ada gangguan pada spare partnya.

“Kita akan cek dan perbaiki mesin takar dispenser ini lebih lanjut melalui tekhnisi kita hingga mesin ini normal kembali agar bisa memberikan pelayanan yang baik pada masyarakat” jelasnya.

Royan menambahkan “setiap pengelola bisa mengadukan segala permasalahannya pada UPT Meterologi sedangkan bagi masyarakat bisa langsung ke UPT Metrologi atau langsung kepada pengelola SPBU” tutup Royan.
(Ivan)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *