SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang memaparkan capaian kinerja sepanjang tahun 2025 dalam kegiatan Konferensi Pers Akhir Tahun yang digelar di Kantor BNN Kota Tangerang, Senin (22/12/25).
Kepala BNN Kota Tangerang Kombes Pol Vivick Tjangkung menyampaikan, sejak resmi mendapatkan kewenangan penindakan pada September 2025, BNN Kota Tangerang berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis ganja seberat 559.317 gram di wilayah Tanah Tinggi, dengan satu orang tersangka.
“Pengungkapan ini diperkirakan menyelamatkan sekitar 559 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba. Selain itu, kami juga melampaui target penanganan perkara, dari target 107 kasus, berhasil menyelesaikan 305 berkas limpahan dari jajaran Polri di wilayah Kota Tangerang dan sekitarnya,” ujar Vivick.
Di bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), BNN Kota Tangerang mencatat sejumlah capaian strategis. Pada sektor rehabilitasi, BNN telah memiliki Klinik Pratama yang melayani rehabilitasi rawat jalan.
“Program rehabilitasi rawat jalan melayani 31 pasien dari target 39 orang, dengan dukungan 16 sukarelawan serta 23 pasien rujukan. Sementara layanan pascarehabilitasi diikuti 32 orang, terdiri dari klien rawat jalan, Balai Lido, dan yayasan komponen masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, mayoritas klien rehabilitasi merupakan pengguna narkotika jenis sabu dengan durasi penggunaan 1 hingga 5 tahun, berlatar belakang pendidikan SMA, dengan faktor utama penyalahgunaan dipengaruhi lingkungan dan rasa ingin tahu.
Dalam upaya pencegahan, BNN Kota Tangerang telah menjangkau 41.568 orang melalui berbagai kegiatan sosialisasi P4GN. Selain itu, tes urine dilakukan terhadap 1.359 orang, dengan 13 orang terindikasi dan langsung mendapatkan layanan rehabilitasi.
“Salah satu program unggulan kami adalah TENAR (Teman Sebaya Anti Narkoba), yang menyasar generasi muda sebagai agen perubahan di lingkungannya,” ungkap Vivick.
Pada tahun 2025, BNN Kota Tangerang juga memfokuskan pemetaan wilayah rawan narkoba, di antaranya Kecamatan Periuk dan Karawaci. Upaya pencegahan dilakukan melalui pemberdayaan pemuda berbasis talenta, termasuk pembentukan dua kelompok barista sebagai wadah kegiatan positif.
“Selain itu, kurikulum pencegahan narkoba telah ditandatangani seluruh kepala sekolah dan disahkan Dinas Pendidikan Provinsi Banten untuk diterapkan di tingkat SLTP, serta direncanakan diperluas hingga SLTA dan perguruan tinggi,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kota Tangerang Teguh Supriyanto menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam mendukung penuh upaya BNN, sesuai dengan Perda Nomor 1 Tahun 2023 tentang P4GN.
“Kolaborasi lintas sektor terus diperkuat, termasuk melibatkan tokoh agama dan komunitas, untuk memperluas edukasi dan pencegahan narkoba di seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya. (Sudirman)












