Bupati Maesyal Tutup Pelatihan ASN, Tekankan Profesionalisme dan Tanggung Jawab

Bupati Maesyal Tutup Pelatihan ASN, Tekankan Profesionalisme dan Tanggung Jawab
banner 468x60

ANGKET24.ID, TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan pentingnya etika pemerintahan dan kesadaran bela negara sebagai fondasi utama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menutup kegiatan Pengembangan Kompetensi Teknis Pelatihan Etika Pemerintahan dan Kesadaran Bela Negara Angkatan II di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pemerintah Kabupaten Tangerang, Kitri Bakti, Curug, Jumat (12/6/2026).

Dalam arahannya, Bupati Maesyal Rasyid menekankan bahwa nilai-nilai etika pemerintahan dan bela negara harus melekat dalam setiap pelaksanaan tugas ASN sebagai bentuk tanggung jawab kepada bangsa, negara, dan masyarakat.

Bacaan Lainnya
banner 300250

“Etika pemerintahan dan bela negara itu tidak bisa dipisahkan. Keduanya melekat dan memiliki relevansi yang sangat kuat dengan kapasitas kita sebagai ASN. Setiap pegawai negeri sipil berkewajiban menjalankan nilai-nilai bela negara sekaligus menjunjung tinggi etika pemerintahan,” tandas Bupati Maesyal Rasyid.

Menurutnya, implementasi bela negara bagi ASN tidak hanya diwujudkan melalui pengabdian kepada negara, tetapi juga tercermin dalam sikap cinta tanah air, kesetiaan terhadap Pancasila, serta kepatuhan kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Cinta tanah air harus menjadi fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas ASN. Nilai-nilai Pancasila yang kita pegang merupakan wujud nyata kecintaan kepada bangsa dan negara. Di mana pun kita bertugas, semangat bela negara harus selalu tertanam dalam diri kita,” ujarnya.

Selain itu, Maesyal Rasyid juga mengingatkan pentingnya penerapan etika pemerintahan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. ASN diminta menjalankan tugas pokok dan fungsi secara profesional, bertanggung jawab, serta patuh terhadap aturan dan ketentuan yang berlaku.

“Jalankan tugas sesuai tupoksi, patuh terhadap aturan dan perintah kedinasan yang benar. ASN harus menjadi pribadi yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti pentingnya menjaga kerahasiaan data dan dokumen pemerintahan yang bersifat terbatas sebagai bagian dari tanggung jawab ASN dalam melindungi kepentingan negara dan pemerintah daerah.

“Saya ingatkan jangan sembarangan memberikan data atau dokumen kepada pihak mana pun tanpa izin pimpinan. Ada informasi yang memang harus dijaga kerahasiaannya sebagai bagian dari tanggung jawab kita kepada negara dan pemerintah daerah,” tegasnya.

Tak hanya itu, seluruh peserta pelatihan juga diingatkan untuk menjauhi berbagai perilaku yang dapat merusak integritas ASN, seperti penyalahgunaan narkoba, perjudian, maupun tindakan lain yang bertentangan dengan hukum dan etika.

“ASN harus menjadi teladan bagi masyarakat. Karena itu, jangan pernah terlibat narkoba, judi, maupun tindakan yang dapat mencoreng nama baik diri sendiri, keluarga, dan institusi. Integritas adalah modal utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Menutup arahannya, Bupati Maesyal berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu dan nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan dalam pelaksanaan tugas di perangkat daerah masing-masing.

“Pelatihan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi bekal untuk membentuk ASN yang memiliki karakter kuat, loyal kepada negara, serta mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (Wahyu)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *