ANGKET24.ID, KOTA TANGERANG – Perpustakaan kini tak hanya menjadi tempat membaca dan mencari informasi, tetapi juga ruang untuk mengembangkan kreativitas serta keterampilan masyarakat. Hal ini diwujudkan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang melalui Kelas Literasi Pelatihan Sulam Pita dalam program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).
Pelatihan tersebut berlangsung di Ruang Kelas Lantai 4 Perpustakaan Umum Daerah Kota Tangerang dengan menghadirkan Nuning Sekarningrum sebagai narasumber. Sebanyak 20 peserta terpilih mengikuti kegiatan untuk mempelajari teknik sulam pita sekaligus mengembangkan kreativitas melalui karya kerajinan.
Kepala DPAD Kota Tangerang, Engkos Zarkasyi, membuka langsung kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya menjadikan perpustakaan sebagai ruang belajar yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk melalui pengembangan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
”Dari total 51 pendaftar secara daring, sebanyak 20 peserta mendapat kesempatan mengikuti pelatihan. Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan adanya minat masyarakat untuk mempelajari keterampilan baru melalui kegiatan literasi yang lebih beragam,” tutur Engkos, Kamis (22/10/26).
Dalam pelatihan ini, peserta diperkenalkan dengan teknik sulam pita yang dapat diaplikasikan untuk menghasilkan beragam karya kreatif. Selain melatih ketelitian dan kreativitas, keterampilan tersebut juga berpotensi dikembangkan menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi.
Melalui program TPBIS, DPAD Kota Tangerang berupaya memperluas fungsi perpustakaan sebagai pusat pemberdayaan masyarakat. Berbagai kegiatan pelatihan dihadirkan agar masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki kesempatan meningkatkan keterampilan dan produktivitas.
”Ke depan, perpustakaan diharapkan semakin berperan sebagai ruang inklusif yang membuka akses belajar bagi masyarakat dari berbagai latar belakang. Dengan demikian, kegiatan literasi dapat memberikan manfaat yang lebih luas, mulai dari peningkatan pengetahuan hingga pengembangan potensi ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Melalui pelatihan sulam pita ini, DPAD Kota Tangerang berharap perpustakaan semakin dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat belajar, berkreasi, dan menghasilkan karya yang bernilai. (Jenni)












