ANGKET24.ID, KOTA TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pendidikan mencatat telah menyalurkan Beasiswa Tangerang Cerdas kepada 30.892 peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Program bantuan pendidikan tersebut diberikan kepada peserta didik dari keluarga tidak mampu dan penyandang disabilitas, sebagai bagian dari upaya pemerataan akses pendidikan di Kota Tangerang.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksana, menyampaikan bahwa penerima Beasiswa Tangerang Cerdas berasal dari sekolah negeri, sekolah swasta, hingga Sekolah Luar Biasa (SLB) yang tersebar di seluruh wilayah Kota Tangerang.
Penyaluran dilakukan berdasarkan pendataan dan verifikasi agar tepat sasaran dan benar-benar menyentuh peserta didik yang membutuhkan.
Program pendidikan tersebut berjalan seiring dengan berbagai capaian pembangunan yang diraih Kota Tangerang sepanjang periode 2024–2025.
Dari sisi ekonomi, pertumbuhan ekonomi daerah tercatat mencapai 5,20 persen pada Triwulan II 2025, menunjukkan kinerja perekonomian yang terus bergerak positif. Pertumbuhan ini diikuti dengan penurunan angka kemiskinan serta penguatan kesejahteraan masyarakat, yang turut mengantarkan Kota Tangerang menerima insentif fiskal dari Kementerian Keuangan atas upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.
Peningkatan kualitas hidup masyarakat juga tercermin dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang yang mencapai 81,53 pada tahun 2024, dengan status sangat tinggi. Capaian tersebut menjadi indikator bahwa sektor pendidikan, kesehatan, dan standar hidup layak mengalami perkembangan yang saling menopang.
Dalam bidang pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan, Kota Tangerang meraih Juara 1 Nasional Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM), terutama pada indikator penanggulangan Tuberkulosis (TBC).

Selain itu, predikat Sangat Inovatif kembali dipertahankan melalui Innovative Government Award, serta kategori kinerja tinggi dalam hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) dari Kementerian Dalam Negeri.
Di sektor kesehatan, Kota Tangerang dinilai sebagai daerah dengan kinerja terbaik di Provinsi Banten dalam percepatan penurunan stunting serta pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Upaya tersebut diperkuat dengan berbagai langkah pencegahan dan pelayanan kesehatan yang menjangkau masyarakat luas.
Pengelolaan informasi hukum publik juga menjadi perhatian. Melalui Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH), Kota Tangerang menempati peringkat pertama di Provinsi Banten karena dinilai mampu memberikan akses regulasi yang terbuka dan mudah bagi masyarakat.
Dari sisi keuangan, Pemerintah Kota Tangerang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-17 kalinya secara berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan.
Di luar sektor pendidikan dan ekonomi, pemerintah daerah juga mencatat keberhasilan menertibkan 37 Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar sepanjang 2025, menetapkan status siaga bencana hidrometeorologi, serta menggelar Pekan Olahraga Pelajar Kota (POPKOT) 2025 sebagai bagian dari pembinaan sumber daya manusia sejak usia dini.
Berbagai capaian tersebut menunjukkan konsistensi pembangunan Kota Tangerang yang terus bergerak ke arah penguatan layanan publik, peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta pemerataan kesempatan, termasuk melalui program pendidikan Beasiswa Tangerang Cerdas yang menjangkau puluhan ribu pelajar. (Adv)











