ANGKET24.ID, TANGERANG SELATAN– Dalam rangka mendukung GSBM (Gerakan Sekolah Bersih dan Menyenangkan), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (disdikbud) Kota Tangerang Selatan melounching Gerakan Sejuta Lubang Biopori GSBM yang dipusatkan di SMP Negeri 14 Pondok Kacang Barat Kec. Pondok Aren, Jum’at (22/07/2022).
Acara diadakan dengan zoom dan disiarkan secara live ke seluruh SMP di Kota Tangsel.
Dalam penyambutannya, Kepala Sekolah SMP Negeri 14 Tangsel, Alan Suherlan, mengucapkan terima kasih atas lounching sejuta lubang biopori yang dipusatkan di SMP Negeri 14.
“Selamat datang, terima kasih atas kepercayaannya melounching gerakan sejuta lubang biopori di sekolah SMP Negeri 14. Dan sekolah kamipun telah membuat 20 lubang biopori. Mohon do’anya agar dalam proses penilaian sekolah adiwiyata tingkat nasional, SMP Negeri 14 terpilih sebagai pemenang,” kata Arlan.
Haris Jaya Prawira S.IP, Sekretaris Dinas yang mewakili Kepala Disdikbud Kota Tangsel dalam peresmian gerakan sejuta lubang biopori, mengatakan, kegiatan hari ini dilaksanakan dan diikuti seluruh SMP se kota Tangsel.
“Kegiatan ini dilaksanakan oleh seluruh SMP di Tangsel dan kami harapkan, dari sekolah, siswa dapat menduplikasikannya dirumah tempat tinggalnya,” ujar Haris.
“Untuk itu diperlukan pemahaman dan tindakan nyata dari siswa tentang begitu penting nya jaga keseimbangan alam,” imbuhnya.
Selanjutnya, Pembina GSBM Tangsel, Purwati dalam pemaparanya, menjelaskan manfaat dibuatnya lubang biopori bagi lingkungan kita.
“Lubang biopori akan memberi manfaat antara lain, pertama, konservasi air tanah, untuk menjaga ketersediaan air tanah. Yang kedua, mereduksi sampah dapur organik. Limbah dapur seperti sisa buah dan sayuran dapat dimasukkan ke dalam lubang resapan biopori, yang nantinya akan dikonversi menjadi kompos kemudian komposnya bisa di buat untuk pupuk tanaman ketahanan pangan,” ucapnya. (adi)











