Diskominfo Kabupaten Serang Bekali Siswa Baru SMAN 1 Ciruas Literasi Digital Cegah Kekerasan Seksual hingga Judol

Diskominfo Kabupaten Serang Bekali Siswa Baru SMAN 1 Ciruas Literasi Digital Cegah Kekerasan Seksual hingga Judol
banner 468x60

ANGKET24.ID, KAB. SERANG – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Serang memberikan pembekalan literasi digital kepada ratusan peserta didik baru SMAN 1 Ciruas di acara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 pada Selasa 4 Juli 2026. Mengingat, materi literasi digital sangat penting dikenalkan kepada siswa-siswi baru.

“Ini sangat penting karena perkembangan digitalisasi telah menimbulkan banyak korban apabila masyarakat, khususnya pelajar, tidak mampu memanfaatkan digitalisasi dengan baik. Maka di program literasi digital ini kita akan mengedukasi supaya cakap digital, berbudaya digital, dan beretika digital,” kata Kepala Diskominfo Kabupaten Serang, Surtaman saat menjadi narasumber dalam acara MPLS di SMAN 1 Ciruas.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Kata Surtaman, tidak dipungkiri bahwa banyak anak-anak yang menjadi korban di era digital ini. Antara lain korban kekerasan seksual yang dipicu penyebaran konten pornografi, korban judi online (Judol), dan perundungan (bullying) di media sosial. “Selain itu anak-anak kita juga rentan penyebaran paham radikalisme hingga peredaran narkoba melalui media digital,” katanya.

Kata Surtaman lagi, empat hal itu yang diedukasi oleh Diskominfo agar siswa cerdas, aman, berbudaya dan beretika digital supaya tidak menjadi korban. Lebih lanjut Surtaman mengatakan, konten-konten pornografi menyebar cepat di medsos yang menyasar anak-anak.

“Kalau kita tidak cakap digital itu akan menjadi tontonan-tontonan yang tidak edukatif, mendidik siswa menjadi generasi yang kurang baik, dalam memahami konten-konten pornoaksi,” ujarnya.

Surtaman berharap siswa-siswi memiliki fondasi awal tentang literasi digital, sehingga tahu dan paham memanfaatkan teknologi untuk kepentingan mencerdaskan dirinya sendiri, mengedukasi, menggali hal-hal yang ada di dunia digitalisasi untuk kepentingan belajar, bukan untuk kepentingan yang lain.

Teknologi juga dapat dimanfaatkan untuk mencari ilmu, bahan-bahan materi pelajaran, dan yang lainnya. “Bukan untuk terlena dalam media sosial, terlena dalam game, dan yang lainnya,” tambahnya.

Surtaman mengingatkan bila siswa sudah kecanduan game, media sosial, atau konten digital yang tidak bermanfaat, maka fokus belajar akan menurun, daya ingat berkurang, dan pada akhirnya prestasi belajarnya juga ikut menurun. “Itu yang harus kita cegah Bersama melalui melek digital ini,” tuturnya.

Di tempat yang sama Kepala SMAN 1 Ciruas Mulyadi mengatakan bahwa pengenalan literasi kepada anak didiknya merupakan hal yang sangat positif. Ia berharap dari pemaparan Diskominfo Kabupaten Serang anak didiknya menjadi lebih cakap dan cerdas lagi saat berselancar di dunia medsos.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Diskominfo yang sudah menyampaikan materinya yang sangat bermanfaat ini,” katanya.

Hal senada disampaikan Ketua Pelaksana MPLS SMAN 1 Ciruas Yusuf Ramdani. Kata Yusuf, literasi digital perlu dikenalkan kepada anak-anak sebagai rasa tanggung jawab hidup di era digital yang serba cepat. Ia berharap, para peserta dapat lebih bijak lagi bermedsos sehingga medsos dapat dimanfaatkan untuk hal-hal yang bermanfaat. (Wahyu)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *