ANGKET24.ID, KOTA TANGERANG – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan SIM Swap, salah satu bentuk kejahatan siber yang dapat mengakibatkan pembobolan rekening dan penyalahgunaan akun digital milik korban.
Kepala Diskominfo Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, mengatakan masyarakat perlu memahami bahwa nomor ponsel saat ini tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi akses utama berbagai layanan digital, termasuk perbankan.
“Masyarakat harus selalu ingat bahwa nomor ponsel saat ini bukan sekadar alat komunikasi biasa, melainkan sudah menjadi kunci akses utama ke berbagai akun penting kita, terutama perbankan,” ucap Mugiya.
Menurutnya, modus SIM Swap dilakukan dengan cara mengambil alih nomor ponsel aktif milik korban menggunakan data pribadi yang sebelumnya berhasil dicuri oleh pelaku. Setelah nomor berhasil dikuasai, pelaku dapat menerima kode verifikasi atau One Time Password (OTP) dan mengakses berbagai akun digital milik korban.
“Tetaplah waspada, karena pelaku kejahatan hanya membutuhkan satu celah kelengahan kita untuk menguras isi rekening,” ungkapnya.
Berdasarkan informasi dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), aksi SIM Swap umumnya dilakukan melalui beberapa tahapan. Pelaku terlebih dahulu mencuri data pribadi korban melalui berbagai modus seperti phishing, kemudian menggunakan data tersebut untuk mengajukan penggantian kartu SIM kepada operator seluler dengan identitas palsu.
Setelah proses tersebut berhasil, nomor ponsel korban akan berpindah kendali ke pelaku sehingga memudahkan akses terhadap layanan perbankan maupun akun digital lainnya.
Untuk mencegah risiko menjadi korban SIM Swap, masyarakat diimbau mengaktifkan verifikasi dua langkah, mengganti kata sandi secara berkala, serta tidak pernah memberikan kode OTP kepada pihak mana pun.
“Untuk melindungi diri, aktifkan verifikasi dua langkah, ganti password berkala dan jangan pernah bagikan OTP. Jika nomor ponsel tiba-tiba mati atau hilang sinyal tanpa alasan jelas, segera laporkan ke operator sebelum pelaku sempat membobol akun perbankan,” tegas Mugiya.
Selain itu, Diskominfo Kota Tangerang juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan literasi digital agar lebih siap menghadapi berbagai ancaman kejahatan siber yang terus berkembang.
“Kami mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan literasi digital agar terhindar dari berbagai modus penipuan siber. Berbagai informasi dan edukasi terkini bisa dipantau langsung melalui kanal Instagram resmi di @kominfo_tng,” kata Mugiya. (Jenni)












