ANGKET24.ID, KOTA TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Sosial (Dinsos) terus memperkuat program pemberdayaan masyarakat rentan. Salah satunya melalui pelatihan keterampilan pijat yang digelar pada 14 hingga 18 September 2026.
Kepala Dinsos Kota Tangerang, Acep Wahyudi, mengatakan pelatihan tersebut diselenggarakan sebagai upaya membekali masyarakat rentan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi, baik melalui peluang kerja maupun usaha mandiri.
“Kami menggelar pelatihan pijat ini tidak hanya sekadar seremonial. Kami bahkan mendampingi langsung para peserta mendapatkan pengalaman berharga sebagai awal untuk mencari pekerjaan sampai mengembangkan usahanya secara mandiri,” ujar Acep di Kantor Dinsos Kota Tangerang, Selasa (15/9/2026).
Pelatihan tersebut diikuti sebanyak 50 peserta yang berasal dari seluruh kecamatan di Kota Tangerang. Para peserta merupakan masyarakat rentan dengan berbagai latar belakang, mulai dari pengemudi ojek online, pelaku UMKM, hingga ibu rumah tangga yang masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 sampai 5.
Menurut Acep, seluruh peserta yang mengikuti pelatihan merupakan warga yang sebelumnya belum memiliki keterampilan pijat. Karena itu, program tersebut diharapkan dapat menjadi bekal untuk membuka peluang usaha baru yang bernilai ekonomi.
“Semua peserta berasal dari kalangan masyarakat rentan yang belum mempunyai keterampilan pijat sama sekali. Di sini, kami berharap sepulang pelatihan nanti dapat membawa pengalamannya seperti membuka jasa pijat yang bernilai ekonomi karena mereka tidak menerima ilmu saja bahkan sampai paket peralatan jasa usaha pijat yang mumpuni,” tambahnya.
Selain mendapatkan pelatihan, para peserta juga memperoleh dukungan berupa peralatan usaha yang dapat digunakan untuk memulai layanan pijat secara mandiri setelah program selesai.
Pemkot Tangerang berharap pelatihan tersebut mampu meningkatkan keterampilan sekaligus rasa percaya diri peserta dalam mengembangkan potensi ekonomi dan kesejahteraan keluarganya.
“Alhamdulillah, antusiasnya sangat luar biasa di tengah membludaknya jumlah pendaftar kemarin, jadi sangat diharapkan seluruhnya bisa menjalani pelatihan dengan penuh semangat dan sebaik-baiknya,” pungkas Acep. (sudirman)












