ANGKET24.ID, KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan pemantauan lapangan dalam rangka menindaklanjuti rencana integrasi Pos Pantau Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Cisadane di Serpong, Kota Tangerang Selatan.
Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, mengatakan integrasi Pos Pantau TMA Serpong milik Kementerian Pekerjaan Umum dilakukan untuk memperkuat sistem mitigasi banjir secara terpadu di Kota Tangerang.
“Kami telah melakukan survei lapangan untuk mengecek tahapan persiapan seperti pengecekan perangkat, sinkronisasi data, serta koordinasi teknis antar tim guna memastikan sistem integrasi pemantauan TMA Sungai Cisadane ini dapat berjalan optimal dan terintegrasi dengan baik,” ujar Taufik, Kamis (7/5/2026).
Ia menjelaskan, Pos Pantau TMA Serpong nantinya akan diintegrasikan dengan Sistem Pemantauan Tinggi Air Sungai (SIPANTU) milik Pemkot Tangerang.
Melalui sistem tersebut, Pemkot Tangerang dapat memantau perkembangan debit air di kawasan hulu Sungai Cisadane secara real time melalui kamera CCTV.
“Adanya integrasi ini sangat penting untuk memperkuat sistem mitigasi banjir di Kota Tangerang karena pos pantau ini akan memberikan informasi ketinggian muka air di kawasan hulu kepada petugas sehingga bisa mengambil langkah-langkah mitigasi lebih dini bila diperlukan,” tambahnya.
Sebelumnya, Pemkot Tangerang juga telah mengintegrasikan sistem mitigasi banjir dengan Pos Pantau Batu Beulah di Kabupaten Bogor pada akhir tahun lalu.
Selain itu, Pemkot Tangerang juga berencana merealisasikan integrasi serupa di Pos Pantau Tajur, Kabupaten Bogor, untuk memantau kawasan hulu Kali Serua serta Perumahan Mutiara Tangsel guna memantau hulu Kali Angke. (Wahyu)












