Gubernur Banten Tinjau Operasi SAR, Doakan Delapan Korban Hilang Segera Ditemukan

Gubernur Banten Tinjau Operasi SAR, Doakan Delapan Korban Hilang Segera Ditemukan
banner 468x60

ANGKET24.ID, PANDEGLANG — Gubernur Banten Andra Soni menggelar doa bersama para jurnalis, tim SAR gabungan, dan relawan di Posko SAR Gabungan Carita, Kabupaten Pandeglang, Rabu (9/9/2026) malam. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mendoakan keselamatan lima jurnalis dan tiga kru speedboat yang hilang kontak saat berlayar menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Andra juga meninjau langsung perkembangan operasi pencarian yang hingga hari kedua masih terus berlangsung. Ia berdialog dengan tim SAR gabungan dan menerima laporan terkait proses penyisiran yang dilakukan di sejumlah titik perairan sekitar Gunung Anak Krakatau.

Bacaan Lainnya
banner 300250

“Kita sama-sama berdoa agar kawan-kawan kita, sahabat-sahabat kita, bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat. Kita percayakan proses pencarian kepada tim SAR dan seluruh unsur yang terlibat. Insya Allah, Pemerintah Provinsi Banten akan memberikan dukungan penuh terhadap upaya yang sedang dilakukan,” ujar Andra Soni.

Gubernur menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah tersebut dan berharap seluruh rombongan dapat segera ditemukan. Ia juga mengapresiasi kerja keras tim SAR, TNI, Polri, relawan, serta seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pencarian.

Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banten, Al Amrad, menjelaskan operasi pencarian dilakukan dengan membagi wilayah pencarian ke dalam tujuh sektor. Sebanyak sembilan alat utama sistem keselamatan (alut) dikerahkan dalam operasi gabungan yang melibatkan Kantor SAR Banten, Kantor SAR Lampung, TNI Angkatan Laut, hingga Polairud Polda Banten.

“Pencarian dilakukan dengan menyisir berbagai sektor di sekitar Gunung Anak Krakatau, mulai dari wilayah tenggara, barat laut, barat daya hingga timur. Tim juga melakukan pencarian di sekitar perairan Krakatau dan Pulau Sebesi,” jelas Al Amrad.

Menurutnya, sejumlah kapal pencarian dan Rigid Inflatable Boat (RIB) telah dikerahkan untuk mengelilingi kawasan Gunung Anak Krakatau. Jangkauan pencarian saat ini mencapai radius sekitar 15 hingga 20 nautical mile (mil laut) dari titik yang diperkirakan menjadi lokasi hilangnya rombongan.

Meski pencarian telah dilakukan secara intensif, hingga Rabu malam tim gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan para korban. Kondisi gelombang laut yang berubah-ubah serta aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian.

“Kondisi di lapangan memang cukup menantang, tetapi seluruh unsur tetap bekerja maksimal. Tim juga sempat menggunakan drone untuk membantu pemantauan dari sekitar Pulau Sebesi, namun hingga saat ini hasilnya masih nihil,” katanya.

Tim SAR memastikan operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia. Pemerintah Provinsi Banten bersama seluruh unsur terkait juga terus melakukan koordinasi untuk mendukung kelancaran proses pencarian hingga seluruh korban ditemukan. (Sudirman)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *