ANGKET24.ID, KAB. SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menegaskan komitmennya membuka ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, sebagai bagian dari upaya membangun kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Komitmen tersebut dibuktikan dengan menghadirkan Dialog Kebangsaan dan Sarasehan yang diikuti sekitar 100 aktivis mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan di Cafe Kotak Kecamatan Kramatwatu pada Kamis, 8 Oktober 2026.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah bersama Wakil Bupati Najib Hamas, Sekretaris Daerah Zaldi Dhuhana, serta pra pimpinan organisasi perangkat daerah hadir dalam forum tersebut. Para mahasiswa secara bergantian menyampaikan pandangan, kritik, dan gagasan terkait pembangunan Kabupaten Serang.
Forum tersebut menjadi ruang komunikasi dua arah antara pemerintah dan mahasiswa, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mengawal pembangunan daerah. Pemkab Serang berharap keterlibatan aktif mahasiswa dapat terus berkembang, tidak hanya dalam menyampaikan kritik, tetapi juga melalui gagasan dan kontribusi konkret bagi kemajuan Kabupaten Serang.
Sesi diskusi berlangsung dengan hangat meski sempat diwarnai ketegangan, karena waktu yang terbatas sedangkan peserta dialog yang ingin menyampaikan masukan begitu banyak.
Namun Bupati Serang menegaskan, jika ada aspirasi mahasiswa berlum tersampaikan ia akan membuka ruang dialog bersama mahasiswa di kesempatan lainnya.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah juga mengatakan, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan sekaligus kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan dan pembangunan daerah. Karena itu, kritik, masukan, dan gagasan dari mahasiswa dinilai penting sebagai bahan evaluasi pemerintah dalam merumuskan kebijakan.
“Pemerintah Kabupaten Serang terbuka terhadap masukan dari seluruh elemen masyarakat. Masukan tersebut menjadi bagian penting bagi kami untuk mengevaluasi sekaligus memastikan kebijakan yang diambil benar-benar berpihak kepada masyarakat,” ungkapnya.
Bupati kembali menegaskan bahwa mahasiswa adalah elemen penting yang dilandasi idealisme. “Sekali lagi kami memang perlu masukan dan kritikan konstruktif,” ujarnya.
Salah satu mahasiswa yang hadir mengatakan senang dengan dialog yang dibuka oleh Pemkab Serang di HUT ke 500 Kabupaten Serang. Kata dia, ruang dialog ini menjadi tempat braimstorming ide dan gagasan mahasiswa untuk pembangunan di Kabupaten Serang.
Komitmen membuka ruang dialog juga ditunjukkan Wakil Bupati Serang Najib Hamas saat menemui massa mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Pemkab Serang bertepatan dengan rapat paripurna Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang.
Didampingi jajaran pimpinan DPRD Kabupaten Serang, Najib berdialog langsung dengan mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan yang menyampaikan sejumlah aspirasi dan tuntutan. Dialog dilakukan secara terbuka dan humanis meski dalam cuaca panas terik matahari dan duduk bersila bersama aksi unjuk rasa, namun dialog tetap berlangsung selama satu jam lebih.
Menurut Najib, penyampaian aspirasi merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang perlu direspons melalui komunikasi dan dialog. Pemerintah tidak hanya berkewajiban mendengar, tetapi juga memastikan setiap masukan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyelenggaraan pemerintahan.
(sudirman)












