Ini Dia Rupanya Pesan Keramat Habib Novel Alaydrus Solo Untuk Warga Tangsel

banner 468x60

ANGKET24.ID, TANGERANG SELATAN – Habib Novel bin Muhammad Alaydrus atau yang lebih di kenal dengan Habib Novel Alaydrus Solo pimpinan majelis Ilmu dan Dzikir Ar-Raudhah Surakarta, Jawa Tengah, menyampaikan pesannya pada warga Tangerang Selatan pada saat mengisi puncak acara Hari Lahir Nahdlatul Ulama (Harlah NU) ke 96 MWC NU Pondok Aren di Omah Singgah Al Fath Jurang Mangutimur Pondok Aren, Tangsel.

Tampil sebagai penceramah tunggal karena Kyai Said Aqil Siradj yg juga di jadwalkan sebagai penceramah berhalangan hadir, Habib Novel berpesan tentang pentingnya Adab dan Ilmu bagi kehidupan kita, Minggu (6/2).

“Adab atau sopan santun dari seorang guru dan murid, begitupun sebaliknya saat ini sudah sangat jauh berkurang,” ujarnya.

Dirinya menceritakan kembali bagaimana dulu para penyebar islam pertama di Nusantara dan para guru maupun Masyayikh dan Kyai seterusnya sangat menjaga adab dalam melaksanakan kehidupan dan agamanya.

“Di nusantara ini atau lebih di kenal dengan istilah pulau Jowo ya, karena dulu Jawa dan Sumatera ini konon bersatu pada awalnya, tak ada agama islam. Yang ada hanya kepercayaan animisme dan dinamisme. Namun pada akhirnya berhasil di islamkan dan memeluk agama islam berkat kesantunan dan adab yang tinggi para guru-guru kita terdahulu,” jelasnya.

Namun tak hanya adab yang tinggi, para penyebar agama islam juga memiliki ilmu yang sangat tinggi. Ini terbukti dengan banyaknya cerita Karomah yang di miliki oleh para Wali Allah tersebut.

“Karomah atau Kemuliaan adalah hadiah dari Allah Subhanahu wata ‘ala kepada orang yang di kehendakinya seperti para Wali Allah. Sebagai ahli sunnah wal jama’ah, kita semua harus percaya dengan adanya karomah. Karena jika tidak maka kita murtad, karena itu berarti kita tidak percaya dengan Al Qur’an” beber Habib.

Kisah Siti Mariam yang melahirkan tanpa seorang suami, kisah Sayyidina Khidir, dan Ashabul Kahfi adalah bukti adanya karomah para wali Allah, orang yang di kasihi Allah, karena mereka semua bukan Nabi dan Rasul.

“Dan Karomah yang tertinggi adalah Istiqomah. Istiqomah dalam suatu amal kebaikan, seperti datang ke majelis ilmu, sedekah, sholat malam maupun dhuha yang di lakukan secara terus menerus lebih tinggi derajatnya dari segala macam Karomah berupa kesaktian dan kemuliaan apapun di dunia ini,” ujarnya lagi.

“Karena itu mari kita menuntut ilmu dengan istiqomah. Jangan pernah bosan terutama ilmu tentang hal yang wajib bagi kita seperti ilmu tentang tata cara wudhu dan sholat, yang sekarang ini sudah mulai jarang yang mengajarkan. Jangan sampai anak-anak kita, keturunan kita tak bisa wudhu, dan sholat karena tak pernah kita ajarkan” tutup Habib Novel.

Acara yang berlangsung selama Dua hari, 5-6 Februari 2022 ini di semarakan dengan acara donor darah, potong rambut gratis, lomba hadroh dan pembagian 1000 paket sembako bagi para anak yatim dan dhuafa di wilayah Pondok Aren. (Ivan)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *