ANGKET24.ID Tangerang Selatan Kasus penganiayaan ayah pada anaknya yang viral di jagat maya beberapa hari lalu membuat kaum ulama ikut bicara menanggapi kejadian itu.
Para ulama yang tergabung dalam FKM – NU ( Forum Kyai Muda Nahdathul Ulama ) yang di wakili oleh Ketua Umumnya KH. Kholid Ar – rifa’ie yang juga merupakan Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Lembaga Dakwah LDPBNU ( Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdathul Ulama ) dan Pemimpin Majelis Dzikir Syadziliyah berkata :
“Kami selaku Pemuka agama mengucapkan apresiasi atas kinerja Polres Tangerang Selatan khususnya pada Tim Satreskrim yang dalam tempo dua jam mampu menangkap pelaku dan menyesali kejadian ini” ujarnya
Lebih lanjut KH. Kholid Ar – rifai mengatakan bahwa kejadian ini semua di sebabkan oleh dua hal. Yang pertama adalah Emosi. Emosi yang tidak terkendali atau dalam istilah agama di sebut dengan Ghadab dalam diri kita. Ini di karenakan kita mengikuti godaan Syetan atau Syaithoniyah dan Syabuiyah atau kebuasan akibat iman yang lemah. Beliau lalu menyebutkan satu ayat dalam Al Qur’an yang berbunyi.
” Hai orang – orang beriman janganlah kalian mengikuti langkah – langkah Syetan, barang siapa mengikuti langkah – langkah Syetan maka sesungguhnya syetan itu menyuruh perbuatan keji dan mungkar”.( An Nuur [24] : 21)
Dan yang kedua karena Miskin Ilmu. “Ilmu itu cahaya bagi kita, sedangkan kebodohan adalah kegelapan. Ketika emosi memuncak tanpa di bentengi dengan ilmu, maka seseorang bisa jadi tidak terkendali perbuatannya yang berakibat melanggar hukum agama dan juga bisa hukum negara” jelas Kh. Kholid.
Sebelum mengakhiri pembicaraan dengan awak media beliau mengajak kita agar lebih banyak mendekatkan diri pada Allah Ta’ala dan terus belajar supaya terhindar dari godaan syetan dan perbuatan tercela.
“Mari kita memperbanyak dzikir agar hati kita tenang dan terus belajar ke majelis ilmu agar kita punya ilmu dalam menjalani kehidupan dunia yang sementara ini. Karena syetan takkan mampu menggoda orang yang berilmu ” pungkasnya.
(Ivan).











