Jelang Iduladha 1447H, Bupati Tangerang Tinjau Lapak Hewan Kurban dan Pastikan Standar ASUH

Jelang Iduladha 1447H, Bupati Tangerang Tinjau Lapak Hewan Kurban dan Pastikan Standar ASUH
banner 468x60

ANGKET24.ID, KABUPATEN TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung lapak penjualan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah untuk memastikan hewan yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan layak.

Peninjauan dilakukan di Lapak Mbakul Lembu Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat (22/5/2026), sebagai bagian dari monitoring Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap kesiapan hewan kurban di wilayahnya.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maesyal menegaskan bahwa seluruh hewan kurban yang diperjualbelikan wajib memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH) sebelum sampai ke tangan masyarakat.

“Hari ini sudah dilakukan pemeriksaan dari DPKP untuk memastikan apakah hewan kurban sehat atau tidak. Alhamdulillah, semuanya dalam keadaan sehat dan masuk dalam kategori Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH),” ujar Bupati Maesyal.

Ia menegaskan, hewan kurban yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan tidak diperbolehkan untuk diperjualbelikan demi melindungi masyarakat dari risiko penyakit hewan menular.

“Kalau sehat bisa dijual, kalau tidak sehat tidak boleh dijual dan dilarang untuk diperjualbelikan,” tegasnya.

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, hingga saat ini sebanyak 334 lapak penjualan hewan kurban telah menjalani pemeriksaan kesehatan. Seluruh lapak yang telah diperiksa dinyatakan memenuhi syarat kesehatan dan diberikan tanda identitas sehat sebagai bukti kelayakan jual.

“Sampai saat ini, sebanyak 334 lapak di wilayah Kabupaten Tangerang sudah diperiksa dan dinyatakan sehat serta diberikan simbol atau identitas sehat hewannya. Mudah-mudahan ini menjadi modal dasar bagi masyarakat yang ingin membeli hewan kurban dalam keadaan sehat dan aman dari sisi kesehatannya,” pungkasnya.

Secara terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, yang turut melakukan monitoring di wilayah Desa Budi Mulya, Kecamatan Cikupa, menyampaikan bahwa pengawasan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjamin kualitas hewan kurban yang beredar di masyarakat.

Menurutnya, sebanyak 96 petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban telah diterjunkan ke berbagai titik di Kabupaten Tangerang.

“Ada 96 petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban yang disebar ke sejumlah titik di Kabupaten Tangerang. Petugas tersebut terdiri dari pemeriksa hewan kurban, dokter hewan yang juga berkolaborasi dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Banten II,” jelasnya.

Sementara itu, pemilik Lapak Mbakul Lembu, Indra, mengatakan pihaknya menyediakan 72 ekor sapi dan 195 ekor kambing, yang seluruhnya telah melalui pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter hewan dari DPKP Kabupaten Tangerang.

“Kalau sapi ada 72 ekor, kalau kambing ada 195 ekor. Semua sudah diperiksa langsung oleh dokter dari Keswan DPKP dan dinyatakan 100 persen hewan dari Mbakul Lembu sehat,” ujarnya.

Pemeriksaan kesehatan tersebut meliputi pengecekan bagian mulut, kaki, dan kuku guna memastikan hewan bebas dari penyakit, termasuk Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). (Wahyu)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *