ANGKET24.ID, KOTA TANGERANG.- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang melakukan pemeriksaan tes urine dadakan, yang diikuti 111 pegawai baik ASN maupun THL, di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Senin (6/12/12).
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kota Tangerang, Irman Pujahendra menerangkan, tes urine yang diadakan sebetulnya adalah kegiatan rutin. Dalam hal ini Kesbangpol bersifat membantu BNN . “Sudah beberapa OPD (organisasi perangkat daerah) yang kita lakukan (tes urine) dan alhamdullilah hasilnya negatif semuanya,”jelas Irman.
Dia juga mengatakan, tes urine akan dilakukan ke seluruh elemen. Tapi untuk tahun ini akan difokuskan terlebih dahulu ke ASN, setelah itu barulah giliran elemen lain. “Kenapa? Karena ini sekaligus menyampaikan bahwa Pemkot Tangerang akan ada perda fasilitas tentang narkoba. Nah, nanti masyarakat akan kita edukasi tentang perda yang baru ini, satu langkahnya adalah Kesbangpol dan BNN menggelar tes urine kepada ASN,” jelas mantan Kepala Satpol PP ini.

Pria yang juga pernah menjabat Kalak BPBD Kota Tangerang ini melanjutkan, bila di kemudian hari terbukti ada yang terbukti menyalahgunakan obat terlarang atau narkoba maka bakal diproses secara hukum yang berlaku.
“Rencananya kegiatan ini akan diadakan hingga pertengahan Desember,” ucapnya.
Camat Cipondoh, Rizal Ridolloh mengapresiasi kegiatan tes urin yang dilakukan Kesbangpol dan BNN Menurutnya, tes urin kepada pegawai Pemkot Tangerang sangat perlu dilakukan. Sebelum mensosialisasikan atau menggelar penyuluhan dampak narkoba kepada masyarakat Cipondoh, para pegawainya dulu yang perlu dipastikan bersih tidaknya dari narkoba.
“Sebagai bentuk dukungan terhadap program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Jadi, tadi 111 tes urin pegawai sudah dites, hasilnya semua dinyatakan negatif narkoba,” ungkap Rizal.
Lanjutnya Camat Cipondoh mengatakan, jika ditemukan pegawai terbukti positif narkoba, pihaknya tak segan untuk tindakan lanjutan, sesuai prosedur dan aturan yang berlaku, salah satunya rehabilitasi. “Tapi alhamudlillah, hasilnya semua negatif. Semoga bisa digelar secara rutin, sehingga dapat terbentuk juga kepercayaan masyarakat terhadap aparatur sipil negara di Kota Tangerang,” katanya. (ADV)











