Kolaborasi Pemkab Tangerang dan PLN Perkuat Upaya Penurunan Stunting

Kolaborasi Pemkab Tangerang dan PLN Perkuat Upaya Penurunan Stunting
banner 468x60

ANGKET24.ID, KABUPATEN TANGERANG — Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, memberikan apresiasi atas kolaborasi Srikandi PLN dan Yayasan Baitul Maal PLN (YBM PLN) Banten bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang dan RS Mayapada dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Tangerang.

Apresiasi tersebut disampaikan Wabup Intan saat menghadiri peluncuran Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil rentan selama 120 hari, yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Kelapa Dua, Kamis (18/12/25).

Bacaan Lainnya
banner 300250

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT PLN, khususnya melalui sinergi Srikandi PLN dan Yayasan Baitul Maal PLN Banten yang telah berkolaborasi bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dan RS Mayapada dalam mendukung percepatan pencegahan stunting,” ujar Wabup Intan.

Menurutnya, stunting bukan hanya persoalan tinggi badan, melainkan menyangkut kualitas sumber daya manusia di masa depan. Oleh karena itu, pencegahan stunting harus dimulai sejak dini, bahkan sejak masa kehamilan, melalui pemberian PMT, sosialisasi, edukasi, hingga pendampingan kepada ibu hamil yang berada dalam kondisi rentan.

“Kesehatan ibu hamil menjadi fondasi utama dalam melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Program PMT ini tidak hanya memberikan makanan tambahan, tetapi juga edukasi gizi, perhatian, serta pendampingan bagi ibu hamil,” ungkapnya.

Ia menambahkan, tema kegiatan “Ibu Sehat, Bayi Kuat, Cegah Stunting Sejak Kehamilan” sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas, sebagaimana tertuang dalam kebijakan pembangunan daerah.

Lebih lanjut, Wabup Intan menekankan bahwa pemenuhan gizi tidak selalu harus mahal, karena dapat diperoleh dari bahan pangan lokal yang mudah dijangkau.

“Sebetulnya kita bisa memanfaatkan apa yang ada di sekitar kita. Menanam bayam atau sayur katuk misalnya, murah tetapi memiliki nilai gizi tinggi. Edukasi pemanfaatan pangan lokal perlu terus digencarkan,” imbuhnya.

Wabup Intan juga berpesan kepada para ibu hamil agar memanfaatkan program PMT dan layanan kesehatan lainnya secara optimal demi menjaga kesehatan diri dan janin.

“Jaga kesehatan, perhatikan asupan gizi, dan rutin memeriksakan kehamilan. Dari ibu yang sehat akan lahir generasi Kabupaten Tangerang yang kuat dan unggul,” pesannya.

Ia berharap kolaborasi lintas sektor tersebut tidak bersifat sementara, melainkan dapat berkelanjutan serta menginspirasi pihak lain untuk turut berkontribusi dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tangerang.

“Mudah-mudahan kolaborasi ini terus berlanjut dan semakin banyak pihak yang ikut terlibat, sehingga upaya pengentasan stunting dapat berjalan lebih optimal,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Srikandi PLN Banten, Anis Lathifa Widya, menjelaskan bahwa Srikandi PLN merupakan komunitas perempuan karyawati PT PLN yang tergabung dalam Program Srikandi BUMN, dengan fokus pada peningkatan peran perempuan dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan sosial, ekonomi, dan kemanusiaan.

“Di Kabupaten Tangerang, kami telah banyak berkolaborasi dengan dinas terkait maupun UMKM binaan agar semakin berkembang,” jelas Anis.

Ia menambahkan, program pencegahan stunting kali ini dilaksanakan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dengan sasaran ibu hamil sebagai langkah awal memutus rantai stunting sejak masa kehamilan.

“Pada kegiatan ini, sasaran kami adalah 18 ibu hamil, terdiri dari 10 ibu hamil dari Puskesmas Bojong Nangka dan 8 ibu hamil dari Puskesmas Kelapa Dua,” ungkapnya. (Jenni)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *