Kondisi Banjir di Cipondoh Mulai Membaik, Petugas Masih Lakukan Penanganan

Kondisi Banjir di Cipondoh Mulai Membaik, Petugas Masih Lakukan Penanganan
banner 468x60

ANGKET24.ID, KOTA TANGERANG – Kondisi genangan di wilayah Candulan, sekitar Jembatan Polor, Kecamatan Cipondoh, mulai menunjukkan perbaikan pada Senin (6/4/26). Ketinggian air yang sebelumnya merendam permukiman kini berangsur turun, meski sejumlah titik masih dalam pemantauan petugas.

Penurunan debit air terjadi setelah tidak adanya hujan lanjutan di wilayah Kota Tangerang sejak pagi hari. Situasi ini turut membantu mempercepat proses surutnya genangan di beberapa titik terdampak.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menyampaikan bahwa sebelumnya ketinggian muka air sempat mencapai sekitar 120 sentimeter sebelum akhirnya mengalami penurunan secara bertahap.

”Pada pagi hari ini, debit air terpantau lebih rendah seiring dengan tidak adanya hujan lanjutan di wilayah Kota Tangerang,” katanya.

Ia menjelaskan, banjir yang terjadi tidak hanya dipengaruhi curah hujan di wilayah Tangerang, melainkan juga kiriman air dari daerah hulu. Aliran air yang mengarah ke Kali Angke berdampak pada wilayah hilir, khususnya di titik yang memiliki hambatan aliran.

“Air dari wilayah hulu mengalir ke Kali Angke dan berdampak pada wilayah hilir, terutama di sekitar bendungan dan Jembatan Polor. Di titik ini aliran air cenderung terhambat, ditambah dengan adanya tumpukan sampah yang terbawa arus, sehingga genangan lebih cepat terjadi,” jelasnya.

Mahdiar menambahkan, kondisi di Candulan relatif lebih lama surut dibandingkan wilayah lain seperti Duren Villa dan Ciledug Indah. Hal ini disebabkan oleh faktor geografis serta adanya penyumbatan aliran air yang memperlambat proses surut.

Hingga saat ini, petugas gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan berbagai langkah penanganan, mulai dari pemantauan debit air, pembersihan material yang menghambat aliran, hingga memastikan kebutuhan warga terdampak tetap terpenuhi.

“Penanganan masih terus berjalan, termasuk pemantauan debit air dan pembersihan material yang menghambat aliran. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk wilayah DKI Jakarta, untuk mencari solusi jangka panjang dalam mengatasi hambatan aliran air di Kali Angke,” katanya.

Pemerintah mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi berubah. Warga yang berada di sekitar bantaran sungai juga diminta menjaga kebersihan lingkungan agar tidak memperparah kondisi aliran air. (Wahyu)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *