Koperasi Merah Putih Poris Plawad Jadi Titik Awal Perputaran Ekonomi Warga

Koperasi Merah Putih Poris Plawad Jadi Titik Awal Perputaran Ekonomi Warga.
Koperasi Merah Putih Poris Plawad Jadi Titik Awal Perputaran Ekonomi Warga.
banner 468x60

ANGKET24.ID, KOTA TANGERANG – Upaya pemerintah menghadirkan kepastian pasar bagi ekonomi warga mulai diterapkan di tingkat kelurahan. Melalui peluncuran Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kelurahan Poris Plawad, Kota Tangerang menegaskan langkah konkret menurunkan kebijakan nasional hingga menyentuh aktivitas ekonomi masyarakat secara langsung, Minggu (1/2/26).

Pembentukan KKMP ini merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 yang menempatkan koperasi sebagai simpul utama penguatan ekonomi kerakyatan. Peluncuran di Poris Plawad menjadi bagian dari gerakan serentak yang digelar di 104 kelurahan se-Kota Tangerang.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Kegiatan peresmian dihadiri jajaran Dinas Indagkop UKM Kota Tangerang, perwakilan Dekopinda Kota Tangerang, Camat Cipondoh, serta pelaku UMKM setempat. Selain seremoni, warga juga disuguhkan bazar sembako murah, pameran produk UMKM, dan layanan pemeriksaan mata gratis.

Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi Dinas Indagkop UKM Kota Tangerang Abdul Kholil Kurniawan menjelaskan, kehadiran KKMP tidak hanya berfungsi sebagai wadah usaha, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem bisnis yang disiapkan pemerintah agar koperasi mampu berjalan berkelanjutan.

“Kami memfasilitasi pertemuan antara KKMP dengan BUMN strategis seperti Bulog, ID Food, dan Pertamina Patra Niaga. Kolaborasi ini memastikan koperasi memiliki akses langsung ke rantai pasok komoditas penting sehingga mampu beroperasi secara mandiri dan kompetitif,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan koperasi juga dikaitkan dengan kebijakan perlindungan sosial. Melalui nota kesepahaman antara Kementerian Koperasi dan Kementerian Sosial, penerima Program Keluarga Harapan (PKH) diarahkan untuk menjadi bagian dari koperasi.

“Pemerintah memberikan market atau pasar yang pasti untuk KKMP. Ini peluang besar bagi warga. Dengan belanja di koperasi sendiri, perputaran uang tetap berada di wilayah dan memberikan manfaat kembali kepada anggota,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Cipondoh Muhamad Marwan menyampaikan bahwa pengelolaan KKMP Poris Plawad akan dimulai dari pemenuhan kebutuhan paling mendasar masyarakat.

“Kami mulai dari sembako, karena itu yang paling dibutuhkan. Harapan kami, peluncuran hari ini di Poris Plawad menjadi pemantik bagi UMKM lokal untuk meningkatkan penghasilan mereka. Ini adalah dari warga, oleh warga dan untuk warga,” ungkapnya.

Dengan mulai beroperasinya KKMP Poris Plawad, pemerintah berharap koperasi kelurahan tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga pusat pergerakan ekonomi lokal yang memperkuat kemandirian warga serta mempercepat pemerataan kesejahteraan di tingkat akar rumput. (sudirman)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *