ANGKET24.ID, KOTA TANGERANG – Akses literasi bagi anak binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Anak Kelas I Tangerang terus diperluas. Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang menggelar kegiatan Dunia Literasi Anak (Durian) yang dikemas dengan sesi story telling interaktif.
Sebanyak 50 anak binaan mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Mereka diajak memahami pentingnya membaca melalui pendekatan yang lebih santai dan menyenangkan.
Suasana semakin hidup saat sesi dongeng dibawakan oleh Badut Zorodan Kak Anita yang menyampaikan cerita inspiratif dengan cara interaktif, sehingga peserta terlibat aktif selama kegiatan berlangsung.
Kepala DPAD Kota Tangerang, Engkos Zarkasyi, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses literasi, termasuk bagi kelompok yang memiliki keterbatasan ruang gerak.
“Kami ingin memastikan bahwa keterbatasan tidak menjadi penghalang bagi anak binaan untuk mendapatkan akses pengetahuan. Melalui metode yang menyenangkan, kami berharap semangat belajar mereka dapat tumbuh kembali,” ujarnya.
Menurutnya, literasi memiliki peran penting dalam proses pembinaan, tidak hanya dari sisi pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter.
“Melalui membaca, mereka bisa melihat peluang masa depan yang lebih baik. Kami berharap kegiatan ini memberikan dampak positif bagi perkembangan mereka,” katanya.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan peran perpustakaan yang kini tidak hanya sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai ruang edukasi dan pemberdayaan masyarakat.
DPAD Kota Tangerang memastikan program literasi akan terus diperluas melalui pendekatan jemput bola, termasuk menyasar sekolah, lingkungan masyarakat, hingga institusi khusus seperti lembaga pemasyarakatan. (Jenni)












