ANGKET24.ID, KOTA TANGERANG — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang kembali menggelar aksi kemanusiaan dengan membagikan 10 ribu masker KF-94 kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi terhadap dampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Ketua PMI Kota Tangerang, Oman Jumansyah, mengatakan pembagian masker dilakukan oleh puluhan relawan PMI di sejumlah titik dengan tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi, seperti Stasiun Tangerang, Perempatan Ciledug Raya, hingga kawasan Lampu Merah Cimone, Karawaci.
“Kami kembali menggelar aksi pembagian masker kepada masyarakat di sejumlah titik. Aksi ini merupakan lanjutan dari upaya sebelumnya sebagai bentuk kepedulian dan langkah antisipasi terhadap kondisi yang dirasakan masyarakat setelah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau,” ujar Oman, Jumat (11/9/2026).
Selain membagikan masker, PMI Kota Tangerang juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko paparan partikulat atau debu halus di udara yang berpotensi mengganggu kesehatan, terutama saluran pernapasan.
Menurut Oman, penggunaan masker menjadi salah satu upaya sederhana namun efektif untuk melindungi diri dari dampak lingkungan yang ditimbulkan akibat sebaran abu vulkanik.
PMI Kota Tangerang berharap pembagian masker tersebut tidak hanya membantu masyarakat dalam menjaga kesehatan, tetapi juga meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya perlindungan diri dan kepedulian terhadap sesama di tengah situasi yang memerlukan kewaspadaan bersama.
“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada sejumlah pihak yang telah berkontribusi menyukseskan aksi kemanusiaan ini, khususnya BAZNAS, Green Nature Farm, dan PMI Pusat, sehingga dukungan yang diberikan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas,” tambahnya.
Melalui aksi kemanusiaan tersebut, PMI Kota Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat, sekaligus mendukung upaya mitigasi dampak kesehatan akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. (Wahyu)












