ANGKET24.ID, KAB. TANGERANG – Minimnya kendaraan angkutan membuat penumpukan sampah di wilayah Kecamatan Teluk Naga Kabupaten Tangerang tak terhindarkan. Hal ini menjadi persolan serius bagi seluruh warga karena di rasa menggangu dan berbahaya bagi kesehatan.
Menanggapi hal ini Subur Maryono Kepala Desa Kampung Melayu Barat meminta kepada Pemda Kabupaten Tangerang untuk menambah armada pengangkut sampah mengingat di Kecamatan Teluknaga cuma memiliki dua armada.
“Kecamatan Teluk Naga itu ada 13 Desa, namun hanya memiliki 2 armada pengangkut sampah. Menurut Saya hal ini tidak relaven, karena itu Saya mohon untuk penambahan armada kepada Pemkab Tangerang” ujar Subur saat di menjawab pertanyaan awak media sesaat setelah acara Musrenbang Kecamatab Teluk Naga (27/01/22) di Rumah Makan Saung Ibu.
Subur melanjutkan bahwa andai saja Kepala Desa di perbolehkan menganggarkan dari dana desa untuk pengadaan armada pengangkut sampah, mungkin dirinya bersama kepala desa yang ada di Kecamatan Teluk Naga akan menganggarkannya.
“Cuma permasalahannya semua itu terbentur oleh regulasi, yang tidak memperbolehkan anggaran dana desa di belanjakan untuk pengadaan Armada lebih di atas 1.300 C. Regulasi itu juga berlaku untuk desa yang belum pernah belanja kendaraan operasional yang lainnya dari anggaran dana desa,” beber Subur.
Kades Kampung Melayu Barat ini berharap kepada pihak-pihak terkait regulasi tentang penganggaran dana desa ini agar jangan terlalu di kekang.
“Kami berharap agar penganggaran dana desa itu di bebaskan saja, karena menurut saya yang mengetahui persoalan di bawah ini adalah kepala desa. Kepada legislator atau eksekutif yang ada di atas sebagai penentu kebijakan, di mohon agar aturan yang mengekang kreatifitas dari desa ini dapat di permudah,” pungkasnya. (Yayan)











