ANGKET24.ID, Tangerang Selatan-Setelah melalui proses panjang, akhirnya kepengurusan PRP (Paguyuban Reog Ponorogo) Jabodetabek Korwil Tangsel masa bakti 2021-2026 dikukuhkan di Lapangan H. Aksan Ciater Serpong, Minggu (27/03/2022).
Imam Suchri, selaku ketua panitia, (yang juga salah satu pengurus terpilih dan Ketua group reog suro jenggolo) mengatakan, hari ini, adalah perlehatan pengukuhan Pengurus PRP Korwil Tangsel dengan mengambil tema, “menyatukan tekad demi tegaknya seni budaya reog ponorogo yang telah mendunia,” ujarnya kepada awak media Angket24.id.
Acara diawali dengan pergelaran ‘reog bulan purnama’, yang mengisahkan tentang legenda cinta Prabu Sewandono yang ingin merebut hati Dewi Songgo Langit. Di tengah perjalanan melamar putri cantik dari Kediri itu, rombongannya bertemu dengan singo barong.
Kendati dalam suasana pandemi, Catur Yudianto, Ketum PRP Jabodetabek, mengapresisi lahirnya korwil termuda yakni PRP korwil tangsel pada tanggal 1/4/2021 lalu.
“Tanpa semangat dan komitmen yang tinggi, mustahir hal ini terwujud,” kata catur.
“Kami ucapkan selamat dan semangat bekerja melestarikan budaya reog ponorogo menjadi adiluhung budaya indonesia,” tuturnya.
Pesan kami, lestarikan budaya reog ponorogo, sehingga tidak bernasib yang sama dengan seni budaya lainnya, yang tercaplok negara lain dan informasi terbaru reog ponorogo sudah didaftarkan ke UNESCO,” ungkapnya.
Sementara itu Ketua PRP korwil tangsel, Widodo Hari Lusinto (eks Camat Pondok Aren dan Ciputat Timur), menyampaikan rasa syukur dan terimakasihnya.
“Akhirnya penantian yang seharusnya dilantik di tahun 2021, baru terlaksana di tahun 2022 dan kami berterima kasih atas dukungan semua pihak, alhamdulillah, acara hari ini berjalan dengan lancar, tanpa halangan yang berarti,” kata Widodo.
Kepala Dindikbud (dinas pendidikan dan kebudayaan) Tangsel, Deden Deni SE MM, dalam sambutannya, mengucapkan selamat kepada kepengurusan PRP Korwil Tangsel.
“Mewakili walikota tangsel, kami mengucapkan, selamat atas telah terbentuknya kepengurusan PRP Korwil Tangsel periode 2021-2026,” ujar deden
Harapan kami, agar anak muda dilibatkan dalam kepengurusannya, sehingga dinamikanya makin menarik, tambahnya. Dan direncanakan, muatan budaya lokal, akan dimasukkan menjadi kegiatan ekstra kulikuler sekolah.
“Kami juga melakukan pembinaan sanggar seni, setelah memenuhi persyaratan seperti AD/ART serta kepengurusan, kami lebih siap berkolaborasi,” pungkasnya.
Turut hadir, Maya Mardianya, staf ahli kemasyarakatan dan SDM tangsel, Disperkimta, Dispora Tangsel, Ketua Badan Penghubung Provinsi Jawa Timur di Jakarta, H. Awan dan Ami, Anggota DPRD Tangsel, Camat Serpong, Lurah Ciater, Pengurus PP PRP dan korwil se-jabodetabek, serta undangan lainnya. (adi)











