Pasar Induk Jatiuwung Pasar Induk “Best of The Best”

banner 468x60

ANGKET24ID, Kota Tangerang– Kehadiran pasar induk Jatiuwung di Kota Tangerang memang menarik perhatian untuk terus di amati perkembangannya. Maklum saja pasar yang baru saja berdiri di Jalan Raya Gatot Subroto no 88 Keroncong Kota Tangerang ini semakin ramai di kunjungi oleh para pembeli tanpa henti. Baik yang datang dari dalam maupun dari luar provinsi Banten, Minggu (26/09).

Mengenai hal ini kepala pasar induk Kasiyo menerangkan bahwa para pembeli di pasar induk Jatiuwung ini memang bisa di katakan hampir 24 jam non stop. Tidak hanya para pembeli partai besar tapi pembeli partai kecil pun banyak yang datang.

“Banyaknya pembeli partai kecil yang datang bisa jadi karena pasar ini banyak di lalui oleh para karyawan maupun buruh pabrik di sekitar sini baik saat berangkat maupun pulang kerja,” jelas Kasiyo.

Kasiyo menambahkan bahwa ” hal ini sebenarnya bukan tujuan kita, karena pasar inikan memang kelasnya induk
jadi kita fokus pada penjualan partai besar saja. Namun begitu, kita juga tak bisa menolak pembeli partai kecil yang datang. Mengenai hal ini kita serahkan pada para pedagang saja” pungkasnya.

H. Ali salah seorang pedagang besar yang memiliki puluhan lapak di pasar induk Jatiuwung ini menyatakan kekagumannya atas perkembangan pasar ini. Menurutnya apa yang di capai oleh pasar ini adalah sesuatu yang sangat luar biasa bagi sebuah pasar baru, apa lagi sekelas induk. Karena menurutnya jangankan untuk kehadiran pembeli, menghadirkan pedagang agar mau membeli atau menyewa lapak yang tersedia saja itu biasanya tidak mudah dan jarang yang bisa terisi penuh seperti disini.

” Pasar ini memang luar biasa. Best of The Best. Tak sia – sia saya investasi di pasar ini. Selama puluhan tahun pengalaman saya berdagang, baru disini saya merasakan suasana dan keadaan dagang yang luar biasa dan hebat ini” ujarnya.

Mengenai hal ini, salah satu direksi pasar yang tak mau di sebutkan namanya mengungkapkan bahwa dirinya selama Tiga bulan melakukan pengamatan ke pasar sekelas induk yang ada di Jabodetabek ini.

” Saya setiap malam, dari sore sampai jam tiga pagi mengunjungi pasar yang ada di Jabodetabek ini hingga ke Bandung guna melakukan observasi atas kegiatan dan keadaan pasar yang saya kunjungi. Saya pelajari setiap detilnya, setiap permasalahan baik kekurangan maupun kelebihannya. Dari hasil pengamatan itulah kita membuat konsep pembangunan pasar ini, agar pasar ini bisa memenuhi harapan para pedagang dan pembeli yang datang” bebernya.

” Saya jamin para pedagang yang ada disini akan terpenuhi segala harapannya dalam beraktifitas karena semua sarana yang di butuhkan sudah kita penuhi” pungkasnya.

Suasana pasar induk Jatiuwung ini memang sangat berbeda jika di bandingkan dengan pasar lain yang juga di sebut pasar induk. Kata ” Induk” sendiri baru Pasar Induk Jatiuwung yang berani menyematkan di samping kata ” Pasar “. Pasar lain seperti Cibitung , Kramat Jati maupun Tanah Tinggi tak menyematkan kata ” induk ” pada namanya meski orang menyebutnya pasar induk.

Lebar jalan yang ada di dalam pasar ini sangat lebar, karena itu tak akan terjadi kemacetan meski sisi kiri dan kanan jalan di gunakan untuk bongkar muat dagangan. Keadaan ini tentu saja sangat berbeda jika di bandingkan dengan pasar lain. Di mana ada satu saja mobil yang bongkar muat maka kemacetan akan mengular hingga ke jalan raya.

Saluran pembuangan air maupun got pun di buat besar dan lebar dengan gorong – gorong di bawahnya guna mengantisipasi datangnya hujan dan menghindari banjir. Jaminan keamanan dan ketersediaan air bersih dengan parkir yang sangat luas membuat para pedagang dan pembeli serasa di manjakan dalam melaksanakan aktifitasnya di pasar induk Jatiuwung ini.
(Ivan)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *