Pembelian Minyak Goreng Curah di Tangsel Belum Menggunakan Aplikasi PeduliLindungi

banner 468x60

ANGKET24.ID, TANGERANG SELATAN – Pemerintah, Senin (27/6/2022) kemarin, telah melakukan uji coba mengatur skema pembelian minyak goreng curah rakyat (MGCR) menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Hal ini dilakukan pemerintah untuk memberikan kepastian akan ketersediaan dan keterjangkauan harga minyak goreng bagi seluruh lapisan masyarakat.

MGCR dipatok dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp. 14.000/liter atau Rp. 15.500/kg.

Berdasar pantauan Angket24.id, Selasa (28/6/2022), di beberapa titik penjualan MGCR di wilayah Tangerang Selatan, belum ada yang menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Seperti Budi, pedagang sembako di Pasar Ciputat, mengatakan, dirinya telah mendengar rencana tersebut untuk pembeli yang mau berbelanja minyak goreng curah pakai PeduliLindungi.

Budi juga menambahkan, menurutnya bagus- bagus aja menggunakan PeduliLindungi, namun apakah pembeli memiliki HP (handphone) untuk aplikasi tersebut.

“Lebih mudah pakai KTP, kalau PeduliLindungi tidak semua pembeli memiliki HP. Kalau KTP kan semua orang punya,” jelasnya.

Hal ini juga dikatakan Agus, pemilik toko sembako di pasar Jombang. Agus mengatakan, pihaknya belum menyediakan barcode PeduliLindungi.

“Sekarang masih KTP aja, PeduliLindungi belum ada,” tuturnya.

Ibu Yayah, salah satu pembeli yang kami jumpai, menyebutkan, ribet jika menggunakan peduli lindungi.

“Ribet mas, jika gunakan peduli lindungi, apalagi HP ku model lama, enakan pake KTP aja,” katanya.

Angket24.id sudah mencoba komunikasi dengan Kadis Indag (Kepala Dinas Industri dan Perdagangan) Kota Tangerang Selatan, Heru Agus Santoso.

Heru menyebutkan, silahkan menghubungi Kabid PKTN In-dag, Al Gozali, namun belum ada jawaban.
(adi)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *