ANGKET24.ID, KOTA TANGERANG – Wali Kota Tangerang, Sachrudin, mengajak Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) se-Kota Tangerang untuk terus memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan umat, penguatan karakter masyarakat, hingga ruang pemberdayaan generasi muda.
Ajakan tersebut disampaikan Sachrudin saat menghadiri Silaturahmi Akbar DKM sekaligus Pelantikan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Tangerang di Aula Asrama Haji Provinsi Banten, Kecamatan Cipondoh, Rabu (20/5/2026).
Menurut Sachrudin, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, DKM, dan DMI dalam memakmurkan masjid serta membangun kehidupan masyarakat yang religius dan harmonis.
Ia menegaskan, masjid memiliki peran strategis yang tidak hanya sebatas tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, pembinaan akhlak, persatuan umat, hingga pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Seperti kita ketahui, masjid memiliki peran yang sangat besar dalam kehidupan umat. Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pendidikan, pusat pembinaan akhlak, pusat persatuan umat, hingga pusat pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat,” ujar Sachrudin.
Menurutnya, pembangunan kota tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, melainkan juga harus diimbangi dengan pembangunan karakter masyarakat, penguatan nilai kebersamaan, serta kehidupan sosial yang harmonis.
“Karena membangun kota bukan hanya soal infrastruktur, bukan hanya soal jalan dan gedung semata. Tetapi juga bagaimana kita membangun karakter masyarakatnya, memperkuat nilai kebersamaan, serta menjaga kehidupan yang harmonis dan penuh toleransi,” lanjutnya.
Untuk itu, Sachrudin berharap DMI dan DKM dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan umat, memperkuat syiar Islam yang menyejukkan, serta menghadirkan masjid yang aktif, terbuka, dan semakin dekat dengan masyarakat.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam aktivitas kemasjidan sebagai bagian dari pembentukan karakter.
“Saya juga mengajak seluruh pengurus DKM dan DMI untuk terus menjadikan masjid sebagai ruang yang nyaman bagi generasi muda. Rangkul anak-anak muda kita. Berikan mereka ruang untuk belajar, berkegiatan, berkreasi, dan bertumbuh di lingkungan masjid,” ajaknya.
Sachrudin menilai, masjid memiliki peran besar dalam melahirkan generasi muda yang berakhlakul karimah, cerdas, peduli sosial, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
“Karena dari masjidlah akan lahir generasi yang berakhlakul karimah, cerdas, peduli terhadap lingkungan, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” pungkasnya. (Wahyu)












