ANGKET24.ID, KOTA TANGERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mendorong penataan organisasi perangkat daerah agar semakin efektif, efisien, dan mampu mendukung pelaksanaan program serta penggunaan anggaran secara optimal.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan sinkronisasi penilaian kapabilitas kelembagaan dan evaluasi perangkat daerah yang dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman, di Ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (22/9/2026).
Sekda Herman menegaskan, penataan organisasi tidak hanya sebatas perubahan struktur kelembagaan, tetapi juga harus diikuti dengan perbaikan tata kerja, pembagian tugas yang jelas, serta peningkatan efektivitas pelaksanaan program.
“Penataan dan evaluasi kelembagaan bukan sekadar memperbaiki struktur organisasi. Yang kita harapkan adalah cara kerja yang semakin jelas, program yang semakin efektif, dan penggunaan anggaran yang semakin tepat sasaran,” ujar Herman.
Menurutnya, organisasi yang tepat fungsi dan tepat ukuran akan menciptakan pembagian tugas yang lebih jelas sehingga sumber daya pemerintah, termasuk anggaran, dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Jangan sampai organisasi sudah tertata, tetapi cara kerjanya masih tumpang tindih. Karena itu, hasil evaluasi harus benar-benar menjadi dasar untuk memperbaiki cara kerja, pembagian tugas, sampai pelaksanaan program dan anggaran,” jelasnya.
Herman juga menekankan pentingnya sinkronisasi antarperangkat daerah agar proses evaluasi berjalan selaras dan tidak menimbulkan perbedaan data maupun kebijakan yang dapat menghambat pelaksanaan program.
“Pada dasarnya, tujuan kita sama, yaitu membangun organisasi yang tepat fungsi, tepat ukuran, tepat proses, dan memiliki tata kelola yang baik,” katanya.
Ia berharap hasil evaluasi yang dilakukan tidak berhenti sebagai dokumen administratif, melainkan dapat diterjemahkan menjadi langkah perbaikan nyata di masing-masing perangkat daerah.
“Ukuran keberhasilannya bukan hanya organisasi menjadi lebih rapi, tetapi apakah pekerjaan menjadi lebih efektif, anggaran digunakan lebih optimal, dan pada akhirnya pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik,” ungkap Herman.
Melalui kegiatan tersebut, seluruh perangkat daerah diharapkan dapat menindaklanjuti hasil evaluasi secara terpadu dan konsisten guna memperkuat koordinasi, meningkatkan kinerja organisasi, serta memastikan setiap program dan anggaran yang dijalankan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
“Kalau organisasi semakin tepat, cara kerja semakin jelas, dan koordinasi semakin kuat, insya Allah program akan lebih terarah dan setiap rupiah anggaran dapat memberikan hasil serta manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” pungkasnya. (Wahyu)












