ANGKET24.ID, TANGERANG SELATAN.– Setelah selama Tiga tahun ini vakum akibat terpaan badai Covid 19, dunia pariwisata khususnya bisnis tour – travel di Tangsel, perlahan tapi pasti mulai menggeliat dan bergairah. Hal itu tampak dari para turis domestik yang mulai banyak menggunakan jasa tour dan travel guna berwisata.
Hal ini di sampaikan oleh Deden Herdiana selaku pemilik dan pengelola Dayang Sumbi Production (DSP) salah satu pelaku pengelola bisnis tour and travel DSP (Dayang Sumbi Production) pada awak media angket24.id di ruang kerjanya Selasa (18/01/22). “Saat masa pandemi covid-19 bisnis ini benar-benar mati. Saya sendiri bahkan sempat putus asa menghadapi situasi ini” kisahnya.
Namun kini Alhamdulillah, usaha ini mulai kembali disambangi oleh para turis lokal untuk berpergian.” 2 (Dua) bulan belakangan ini mulai ada tamu yang menggunakan jasa DSP. Kalo sebelumnya mah ampun dah” kata pria yang akrab disapa Deden ini saat bercerita di ruang kerjanya.
Bisnis tour and travel DSP yang berlokasi di Perumahan Bukit Indah Blok D 17/13 Serua ini memang bukan pemain baru. Mereka sudah memulai bisnisnya sejak tahun 1992 dan sangat berpengalaman. Ini fi buktikan mereka mampu bertahan hinga saat ini meski situasi ekonomi sangat sulit sekali.
Dengan Motto Relax, Enjoy and Fun, kini mereka mulai menata haapan baru karena adanya angin segar dengan meredanya pandemi Covid 19 dan adanya kebijakan Pemerintah yang baru tentang pembatasan sosial.
Sebelumnya Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemeparekraf) menegaskan agar penerapan protokol kesehatan (Prokes) pun harus dilaksanakan dengan konsep CHSE (Cleanliness, Health, Safety dan Environment Sustainbility) di lokasi wisata papar Kepala Dinas Pariwisata Tangsel yang baru dilantik saat malam tahun baru, 31/12/2022), Entol Wiwik Martawijaya.
Kami terus berharap, agar situasi kembali normal dan masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada sektor pariwisata, bisa kembali bernafas. “Saya berdoa semoga keadaan ini segera pulih kembali, termasuk tempat-tempat wisata lain di Indonesia. Karena pemerintah sudah gencar menggenjot vaksin dan masyarakat semakin sadar dengan protokol kesehatan. Jadi turis dan masyarakat merasa aman,” pungkasnya.(Adi)











