SMPN 9 Tangerang Selatan Mulai Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka Full Day

banner 468x60

ANGKET24.ID, TANGERANG SELATAN.- Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen hari pertama sekolah di Tangsel mulai di laksanakan pada Senin 3 Januari 2022. Kebijakan PTM 100 persen di kota Tangsel ini merujuk kepada Surat Edaran No.421.6/7871-Disdikbud tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PPMT) mulai awal semester genap tahun pelajaran 2021/2022.

Hal ini diberlakukan, karena Kota Tangsel mengacu pada kreteria PPKM yang masuk kedalam level 1 (satu), capaian vaksinasi PTK > 80% dan vaksinasi lansia < 50% sehingga masuk dalam kategori B.

“Kita memang mulai melaksanakan PTM full day sekolah sesuai dengan aturan Pemkot Tangsel dengan durasi 6 jam pelajaran perhari mulai hari ini,” papar H. Slamet, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum kepada media Angket24.id, Rabu, (12/01/2022).

H. Slamet menambahkan, Namun begitu dalam pelaksanaannya kita lakukan dalam dua sesi. Di mana tiap pelajaran per 20 menit dengan selalu menerapkan prokes yang ketat. Sementara itu kegiatan ekstrakulikuler dan upacara bendera yang belum diperbolehkan” imbuhnya.

H. Slamet mengungkapkan bahwa para murid di SMPN 9 Tangerang Selatan ini sangat antusias terhadap digelarnya PTM ini. Orang tua dari siswa pun tampak gembira dengan PTM ini karena bisa lepas dari beban menjadi guru di rumah selama ini akibat pandemi Covid 19.

“Bagi mereka, tatap muka dengan guru tetap nomor satu dan tidak akan tergantikan dengan apapun,” pungkasnya

Sementara itu Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Tangsel Muslim menerangkan bahwa untuk diketahui PTM dengan kapasitas 50% pada sejumlah sekolah sudah di lakukan dalam beberapa bulan terakhir ini, namun pembelajaran secara 100 persen baru di mulai saat ini

“PTM dengan kapasitas 100 persen diawal tahun 2022 menjadi yang pertama setelah hampir 2 (Dua) tahun Kita melaksanakan pembelajaran dengan cara daring, ujar Muslim saat dijumpai Angket24.id diruang kerjanya beberapa hari yang lalu.

Muslim berharap agar para murid dan guru tetap harus melaksanakan prokes yang ketat agar terjaga dari resiko berjangkitnya kembali pandemi Covid 19, khususnya di Tangsel.

” Dalam melaksanakan PTM ini kita harus tetap ikuti protokol kesehatan agar kegiatan ini bisa terus kita laksanakan dan terhindar dari berjangkitnya kembali Pandemi Covid 19 akibat kita abai dalam menjaga protokol kesehatan’ pungkas Muslim. (Adi)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *