Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani Hadiri Halal Bi Halal Alumni Santri Ponpes Buntet Cirebon

banner 468x60

ANGKET24.ID, JAKARTA – Alumni santri PonPes (Pondok Pesantren) Buntet Cirebon adakan halal bi halal dan hadiri pelantikan DPP Jari Raya (Jaringan Rakyat Indonesia Raya), yang dipimpin oleh Laode Kamaludin dan Sekjen Queen di Hotel Santika Premier Slipi Jakarta, Minggu, (29/05/2022)

Salah satu tamu undangan yang hadir adalah Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani, yang juga menjabat sebagai Sekjen Partai Gerindra.

Dalam sambutannya, beliau mengatakan, terima kasih atas undangannya untuk hadir di acara ini. “Sebagai wakil rakyat, kami menyampaikan bahwa warganegara wajib berpolitik,” tegasnya.

Keputusan politik, harus diisi oleh orang-orang yang mampu memberi solusi kebutuhan bangsa, tambahnya.

“Untuk itu, dalam menjaga negara adalah dengan sinergisitas berbagai golongan atau kelompok dalam posisinya masing-masing,” imbuhnya.

Sementara itu, KH Adib Rofi’uddin Izza (sesepuh ponpes buntet cirebon dan juga Rois Syuriah PBNU) mengatakan, ponpes buntet adalah satu-satunya ponpes yang mengadakan halal bi halal di hotel megah di Jakarta lagi, kata Kiai Adib sambil bercanda.

Dalam tausiyahnya, Kiai Adib mengatakan halal bil halal adalah sesuatu hal yang baik karena yang bersilaturahim, malaikat lupakan umur yang bersilaturahim, tambah pahala umur, katanya.

Mengutip pesan dari sahabat Saidina Ali ra, tidak akan tercapai kemenangan tanpa adanya kekuatan, kekuatan menbutuhkan kesatuan dan persatuan serta organisasi yang baik, tambahnya

“Untuk itu dibutuhkan niat, tujuan, cara yang baik pula, untuk mencapainya,” tutupnya.

Sedangkan Brigjen (Pur) Kemal H, menambahkan perlunya stabilitas negara yang meliputi berbagai aspek seperti, Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya dan Pertahanan dan keamanan.

“Ini semua untuk menjaga stabilitas dan kesinambungan NKRI,” pungkasnya

Jaringan rakyat indonesia hadir untuk seluruh alumni santri dan kaum muda memenggang komitmen kebangsaan yang kuat, membangun sikap toleransi bersama menghargai perbedaan budaya dan agama sehingga terciptanya masyarakat yang harmonis, ungkap Laode Kamaludin dalam pidatonya.

Acara dihadiri ratusan santri yang tersebar di Jabodetabek, dan diakhiri dengan doa serta makan siang bersama. (adi)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *