ANGKET24.ID, KOTA TANGERANG — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mengimbau para orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap influenza tipe A pada anak. Pasalnya, penyakit tersebut dapat ditandai dengan demam tinggi yang muncul secara tiba-tiba dan disertai batuk hingga sesak napas.
Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni menjelaskan, influenza tipe A disebabkan oleh virus influenza tipe A yang pada awalnya memiliki gejala menyerupai flu biasa. Namun, dalam beberapa kasus dapat berkembang dengan gejala yang lebih berat.
“Kalau influenza tipe A ada demam tinggi yang tiba-tiba, kemudian bisa disertai dengan batuk atau bahkan mungkin beberapa kasus ada sesak. Ini yang harus menjadi perhatian bagi kita dan umumnya terjadi pada anak-anak,” ujar dr. Dini, Kamis (1/10/2026).
Ia mengimbau masyarakat tidak panik, namun tetap memperhatikan kondisi kesehatan anak. Orang tua diminta segera membawa anak ke fasilitas kesehatan apabila mengalami demam tinggi, tampak lemas, mengalami gangguan pencernaan, atau batuk yang menyebabkan sesak napas.
Menurutnya, influenza masih dapat ditangani dengan baik melalui penanganan yang tepat. Pada tahap awal, penderita dapat menjalani perawatan simptomatis, istirahat yang cukup serta menjaga asupan makanan bergizi.
“Namun, jika demam tinggi tidak dapat ditangani di rumah maupun fasilitas kesehatan tingkat pertama, pasien perlu mendapatkan penanganan lebih lanjut di fasilitas rujukan atau rumah sakit,” jelas dr. Dini.
Selain itu, Dinkes Kota Tangerang terus menggencarkan edukasi kesehatan melalui jaringan puskesmas, media sosial, hingga grup komunikasi masyarakat di tingkat lingkungan. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pencegahan dan penanganan influenza.
“Untuk mendukung penanganan, Dinkes Kota Tangerang memastikan tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan rujukan tetap disiapkan. Masyarakat juga diimbau menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta menjaga kondisi kesehatan sehari-hari,” papar dr. Dini.
Di akhir keterangannya, dr. Dini kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala yang muncul pada anak dan segera mencari pertolongan medis apabila kondisi tidak membaik.
“Tidak perlu panik, namun tetap waspada. Kalau ada anak-anak yang mengalami influenza atau pilek kemudian demam tinggi, kelihatan lemah, ada gangguan pencernaan, atau batuk yang menyebabkan sesak, jangan ragu membawa anak ke fasilitas kesehatan lanjutan apabila setelah istirahat atau pengobatan di rumah tidak ada perbaikan,” pungkasnya. (Wahyu)












