ANGKET24.ID, KAB. TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang menyiagakan lokasi pengungsian, bantuan logistik, serta layanan kesehatan bagi warga Desa Cirumpak, Kecamatan Kronjo, yang terdampak banjir, Senin (26/01/26).
Langkah cepat tersebut dipastikan setelah Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama unsur Forkopimda, BPBD, Dinas Sosial, Dansatradar, Camat Kronjo, serta tokoh masyarakat setempat melakukan pengecekan langsung ke lapangan dan berkoordinasi di tenda pengungsian.
Dalam kesempatan itu, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama, terutama bagi masyarakat yang rumahnya masih tergenang air.
“Tadi kita sudah rumuskan di tenda pengungsian bahwa upaya-upaya harus kita lakukan. Yang pertama adalah masyarakat yang rumahnya terkena banjir ini supaya bisa diungsikan ke tempat yang lebih aman dan mudah dijangkau lokasinya,” ujar Maesyal Rasyid.
Selain menyiapkan tempat pengungsian, Pemkab Tangerang juga mengonsolidasikan bantuan dari berbagai pihak. Dukungan logistik berupa tenda dan kebutuhan darurat telah diterima dari Pemerintah Provinsi Banten, Kodim 0510, Satradar, BPBD, serta Dinas Sosial.
“Kami sudah mendapatkan bantuan dari Pemprov Banten, tenda, juga dari Dansatradar, dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dari Kodim, dari Dinsos sudah kita bawa ke sini,” katanya.
Bupati menambahkan, selama masa pengungsian pemerintah telah menyusun pembagian tugas untuk pemenuhan kebutuhan harian warga, termasuk konsumsi dan layanan dasar lainnya.
“Selama di pengungsian, tadi sudah kita rancang dan rumuskan untuk kebutuhan sehari-hari mereka. Kebutuhan sehari-hari mereka untuk makannya sudah juga kita bagi tugas dan nanti yang bertanggung jawab adalah Pak Camatnya,” ungkapnya.
Tak hanya itu, layanan kesehatan juga dipastikan tetap berjalan dengan mengaktifkan puskesmas setempat untuk turun langsung ke lokasi banjir.
“Yang berikutnya, Dinkes sudah saya minta juga supaya Puskesmas standby. Puskesmas di Kronjo ini standby di sini untuk jemput bola dan memeriksa kesehatan masyarakat di sini,” tandasnya.
Sementara itu, untuk solusi jangka panjang, Pemkab Tangerang bersama pemerintah daerah lainnya akan mengikuti rapat koordinasi penanganan banjir yang dipimpin Gubernur Banten, dengan fokus pada pengelolaan Sungai Cidurian dan Sungai Cimanceuri.
“Rapat berkaitan dengan penanganan banjir wilayah yang ada di dua sungai: Sungai Cidurian dan Sungai Cimanceuri. Ini akan kita bahas, rapatkan bersama dengan Pak Gubernur hari ini jam 1. Mudah-mudahan banjir ini cepat surut, begitu juga sungainya,” pungkas Maesyal Rasyid. (jenni)












