ANGKET24.ID, KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pendidikan berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang menggelar nonton bareng (nobar) sekaligus sosialisasi edukatif film Jejak Pahit Si Kembang Gula bagi pelajar SD dan SMP. Kegiatan yang berlangsung di Mall Balekota Tangerang, Senin (3/8/26), ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kewaspadaan anak terhadap bahaya narkoba dengan modus baru serta mencegah perundungan di lingkungan sekolah.
Film bergenre action-family tersebut dikemas dengan alur yang ringan dan menarik sehingga mudah dipahami anak-anak. Selain menyampaikan pesan tentang bahaya narkoba yang disamarkan melalui makanan ringan, film ini juga mengangkat nilai gotong royong, kepedulian, dan pentingnya menjaga lingkungan pergaulan.
Sutradara Jejak Pahit Si Kembang Gula, Franklin Darmadi, mengatakan ide pembuatan film tersebut berangkat dari keprihatinannya terhadap perubahan pola aktivitas anak yang kini lebih banyak menghabiskan waktu dengan gawai dibandingkan berinteraksi di luar rumah.
“Fenomena narkoba yang disusupkan lewat permen sangat meresahkan. Lewat film ini, kami ingin memberikan hiburan yang sarat edukasi, gotong royong, sekaligus meningkatkan kewaspadaan orang tua,” ungkap Franklin.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Anastasia Tri Setiyawati, menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai sejalan dengan komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Di Kota Tangerang, khususnya Dinas Pendidikan, kami gencar memberikan sosialisasi anti-bullying. Melalui alur cerita film ini, anak-anak mendapatkan motivasi langsung bahwa tindakan perundungan tidak boleh terjadi lagi di sekolah,” tegas Anastasia.
Ia juga mengingatkan para pelajar agar lebih berhati-hati dan tidak mudah menerima makanan maupun barang dari orang yang tidak dikenal.
“Anak-anak harus lebih waspada dan teliti. Jangan sembarangan menerima sesuatu dari seseorang, apalagi yang berpotensi terselip zat berbahaya seperti narkoba. Semoga anak-anak semakin terinspirasi untuk selalu menjaga pergaulannya ke arah yang positif,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BNN Kota Tangerang Kombes Pol. Vivick Tjangkung menilai pendekatan melalui media visual menjadi salah satu cara efektif untuk menyampaikan edukasi kepada anak-anak sejak dini.
“Lewat film ini, kami berharap kolaborasi antara pemerintah, BNN, guru, dan orang tua makin kuat untuk membentengi generasi muda Kota Tangerang dari bahaya narkoba dan bullying secara berkelanjutan,” tutup Vivick.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Tangerang bersama BNN berharap edukasi mengenai bahaya narkoba dan pencegahan bullying dapat lebih mudah diterima oleh para pelajar, sekaligus memperkuat peran sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi anak. (Wahyu)












