ANGKET24.ID, Tangerang Selatan– Dalam memasuki tahu ajaran baru untuk tahun ajaran 2022/2023, Omah Singgah dan Asrama Yatim NU-AlFath kembali membuka pendaftaran bagi para santri yatim/dhuafa yang hendak menghapal dan mempelajari Al Qur’an.
Omah Singgal Al Fath yang terletak di komplek Pajak Jurangmangu, jalan Garuda Raya No. 107 A Pondok Aren, Tangerang Selatan ini, selain memberikan materi pelajaran Tahsin dan Tahfiz 30 juz, juga memberikan materi ilmu lainnya sebagai bekal tambahan bagi santri seperti, pendidikan Agama, Pendidikan Formal (Kejar Paket A dan B) Pelatihan kewirausahaan, dan juga Ketrampilan Bahasa Arab dan Inggris.
H. Fatur Rahman selaku pemilik dan pembina Omah Singgah Al Fath menerangkan bahwa Program yang di berikan ini memang di persiapkan bagi santri secara menyeluruh untuk bekal kehidupannya kelak agar bisa berdaya guna bagi masyarakat.
“Kita memang sengaja membuat program yang mengarah pada ketrampilan santri dalam berbagai bidang. Sehingga santri yang belajar disini tidak hanya pandai dalam ilmu agama, tapi juga memiliki ketrampilan lain yang menunjang kehidupannya nanti,” terang H. Fathur Rahman.
Omah Singgah Al Fath memang benar – benar mempersiapkan bekal bagi santri yang belajar disini. Ini terbukti dengan adanya berbagai sarana penunjang belajar lainnya seperti, Perpustakaan, Lapangan Basket, Musolah dan Aula. Selain gratis, para santri yatim ini juga di berikan bantuan uang saku selama proses belajar di sini.
Dalam hal tenaga pengajar juga terkesan tidak sembarangan dan benar – benar memang berkelas. Ini di buktikan dengan andanya beberapa tenaga pengajar yang sudah teruji keilmuannya seperti KH. Muhammad Jamil SQ., MA., KH. Amirul Yaqin SQ, S.Pd.I, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Di akhir percakapan dengan awak media angket24.id, Senin (04/07), H. Fatur Rahman berharap di tahun ajaran baru ini, akan semakin banyak santri yang mengikuti program pendidikan di Omah Singgah Al Fath ini.
“Kita berharap bisa dapat banyak anak santri yatim yang belajar. Karena kita ingin turut memberikan sumbangsih bagi kemajuan para mereka yang tergolong tidak mampu dan yatim, agar masa depan meraka nanti bisa cerah dan sukses baik dalam kehidupan dunia maupun akheratnya,” harap H. Fathur Rahman.(Ivan)











