ANGKET24.ID, KOTA TANGERANG– Upaya Pemerintahan Kota Tangerang untuk berusaha mengendalikan wabah Covid 19 dengan menambah ruangan dan tempat tidur bagi pasien ( BOR ) Covid 19 dalam melaksanakan isolasi mandiri Minggu 20/06/2021 di tanggapi dengan serius oleh para bawahannya, termasuk Camat Larangan Muhamad Marwan.
Dalam obrolan bersama dengan awak media menanggapi bertambahnya ruang bagi para pasien covid 19 yang di lakukan oleh pemkot Tangerang, Camat Marwan menyatakan prihatin dengan keadaan ini. Karena itu beliau mengajak kepada kita semua khususnya bagi warga Larangan Kota Tangerang agar selalu berusaha menjaga prokes dengan 5 M. Memakai Masker, Menjaga jarak, Mencuci Tangan, Menjauhi Kerumunan dan Membatasi Mobilisasi dan interaksi.
Sebagai pejabat pemerintahan dirinya mengaku sangat prihatin dengan keadaan ini. Muhammad Marwan mengakui akan adanya kegiatan yang kadang berhubungan dengan orang banyak. Tapi secara pribadi kita harus disiplin dengan prokes guna menjaga diri kita dan juga orang lain.
“Kita harus selalu waspada dan disipilin terhadap prokes 5 M dalam melaksanakan kegiatan kita. Karena itulah sebenarnya yang bisa mencegah kita dari bahaya covid 19 ini,” ujarnya.
“Vaksin itu hanya upaya pencegahan dan bukan obat, jadi kekuatan imun dan disiplin kita dalam menjaga Protokol Kesehatanlah yang lebih penting agar terhindar dari Covid 19. Lakukanlah selalu 5 M karena vaksin tidak seratus persen melindungi diri kita dari bahaya Covid 19 ini. Nah beberapa persen yang tidak terlindungi oleh vaksin inilah yang merupakan disiplin kita dalam menjaga protokol kesehatan,” pungkasnya.
Sementara itu Camat Ciledug Syarifudin yang juga kami datangi mengatakan bahwa, “Saya tak bisa berikan komentar atas hal itu. Sebagai Camat dirinya hanya berusaha untuk selalu melaksanakan apa yang jadi program Pemkot Tangerang dalam upaya penanggulangan Covid 19, seperti dengan melaksanakan vaksinasi pada warga, pengawasan PPKM dan aturan penggunaan Masker,” bebernya.
Sekretaris Kecamatan Ciledug Bukhori yang kami mintai komentarnya juga mengatakan, bahwa komentar ini hanya bisa di berikan oleh Pak Camat Syarifudin. Karena sebagai staf dirinya mengikuti kebijakan beliau terangnya.
“Mohon ma’af saya tak bisa berikan komentar tentang hal ini ya. Silahkan dengan pak Camat saja” jelas Bukhori.(Ivan)











