ANGKET24.ID, Tangerang Selatan-Rabu 23 juni 2021. Walikota Tangerang Selatan dalam akun IG pribadinya menyatakan bahwa, “berdasarkan data yang kita miliki warga yang meninggal akibat Covid 19 di Tangsel 77 persen di alami oleh penderita Komorbid dan rata – rata berusia di atas 60 tahun. Oleh karena itu vaksin yang kita utamakan sebelumya adalah warga Tangsel yang pra lansia dan lansia usia 50 – 60 th karena merekalah yang rentan terhadap serangan virus Covid 19 ini,” jelas Benyamin.
” Besok, insya Allah tanggal 29 Juni ini kita akan lakukan vaksin untuk usia 18 th ke atas di 6 titik lokasi yang akan di umumkan” tambahnya lagi.
Bagi warga yang hendak mendaftarakan diri silahkan menghubungi RW dan RT mulai hari ini guna di lakukan pendataan atau melalui aplikasi halodoc (jumlah melalui halodoc lebih di batasi).
” Saya mohon kesabaran warga dalam hal ini karena distribusi vaksin sangat terbatas dalam tiap tahap vaksinasi” pungkasnya.
Sementara itu wakil walikota Pilar Saga Ichsan mengatakan bahwa lonjakan pasien Covid ini di sinyalir akibat arus balik pasca lebaran Idhul Fitri kemarin. Kami berusaha agar hal ini tak terjadi di Idhul Adha. Karena itu Pemkot Tangsel sudah mengedarkan instruksi Walikota untuk menutup semua sarana wisata dan membatasi waktu operasional restauran dan mall hanya sampai jam 8 malam.
Dalam IG pribadinya Pilar Saga Ichsan mengatakan bahwa saat ini Rumah Lawan Covid ( RLC ) sudah penuh. Begitupun dengan Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Tangsel. Dan ini jadi tanggung jawab kita bersama untuk menyadari pentingnya menjaga 5 M.
“Ayo kita lindungi diri kita, keluarga kita dengan vaksinasi dan 5 M! agar kota kita kembali sehat dan terbebas dari Covid 19” serunya.(Ivan)











