ANGKET24.ID, Tangerang Selatan- Dalam rangka memperingati hari kematian/Haul syeikh Bahaudin Naqsyabandi Qs Sang Imam Besar Pendiri Thoriqoh Naqsyabandiyah Aliyah yang jatuh pada tanggal 14 Muharram, Majelis zikir dan Sholawat Zawiyah Haqqul Mubin ( ZHM ) yang bertempat di Jalan Lelie Perumahan Bukit Nusa Indah Jombang Tangerang Selatan menggelar acara Santunan dan makanan bagi anak yatim piatu dan dhuafa, Senin (23/08/2021).
Sebanyak 150 box makanan dan 40 paket santunan di berikan. Selain kepada para anak yatim dan dhuafa, santunan juga di berikan pada guru ngaji/Ustaz sebagai bentuk keprihatinan Majelis ZHM atas kondisi para Ustaz/ guru ngaji akibat dampak pandemi Covid 19 yang dialaminya karena Majelis tempatnya mengajar terpaksa tutup mengikuti aturan sementara pemerintah.
Punggawa ZHM Ustazah Devi Haqqani menjelaskan bahwa acara ini sebagai bentuk rasa Syukur dan Cinta Majelis ZHM atas ajaran dan bimbingan Imam Mursyid Thoriqoh Sh. Bahauddin Naqsyabandi Qs yang di dapat melalui para penerusnya yaitu Maulana Sh Nazim Adil Qubrusi Al Haqqani Qs dan Maulana Sh Hisyam Kabbani Qs.
“Meski kegiatan zikiran dan sholawat kita masih belum bisa kita laksanakan karena aturan PPKM, namun kita semua harus tetap menjaga hubungan di antara sesama jama’ah khususnya dengan Mursyid kita. Karena itulah maka acara ini kita laksanakan,” ujar Devi.
Devi juga melanjutkan bahwa kerinduan untuk kembali zikir bersama sudah sangat memuncak bagi para jama’ah, namun kita semua harus bersabar dan cukup zikiran di rumah, baik itu sendirian maupun bersama lewat streaming yang di adakan oleh Yayasan Haqqani Pusat bersama Ustaz Shohib.
“Insya Allah kita sebentar lagi bisa kembali mengadakan zikiran bersama setelah pandemi ini mereda dan sudah di perbolehkan oleh pemerintah,” pungkasnya.
Ustaz Adip selaku pembina tim Hadroh dan Imam Zikir ZHM mengungkapkan perasaan gembiranya atas acara ini dan berharap pandemi ini segera berlalu hingga acara majelis di ZHM bisa kembali berjalan.
“Kita sudah rindu untuk kembali melantunkan zikir dan sholawat berjama’ah di ZHM. Karena dalam jama’ahlah kita bisa bersama merasakan kebahagiaan dan ketenangan dalam mengarungi kehidupan ini,” ungkap Adip.(Ivan)











