ANGKET24.ID, KOTA TANGERANG – Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kota Tangerang menggelar Rapat Sinergi Strategis yang melibatkan Majelis Mustasyar, Majelis Pakar, dan Majelis Ekonomi Syariah di Patio Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (25/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antarmajelis dalam mengoptimalkan peran masjid bagi kemajuan masyarakat.
Rapat dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Tangerang, H. Herman Suwarman, yang menekankan pentingnya sinergi antarmajelis agar setiap program yang dijalankan mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan umat.
Menurut Herman, kolaborasi yang solid akan memperkuat fungsi masjid, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial, pendidikan, hingga pengembangan ekonomi berbasis syariah.
“Sinergi antar-majelis harus mampu melahirkan satu gerak bersama. Majelis Mustasyar memberikan arah kebijakan, Majelis Pakar memperkuat basis kajian, dan Majelis Ekonomi Syariah menjadi penggerak implementasi ekonomi umat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Kota Tangerang memiliki potensi besar dengan keberadaan lebih dari 400 masjid yang tersebar di 13 kecamatan. Potensi tersebut dinilai dapat dimaksimalkan sebagai pusat pemberdayaan masyarakat yang mampu menjawab berbagai kebutuhan umat.
“Masjid harus menjadi ruang yang hidup. Tidak hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat lahirnya solusi atas persoalan umat, mulai dari peningkatan pendidikan, layanan sosial, hingga penguatan ekonomi syariah yang inklusif,” tambahnya.
Melalui penguatan sinergi tersebut, Herman berharap program-program yang dijalankan PD DMI Kota Tangerang dapat disusun secara lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
“Dengan sinergi yang kuat, kita ingin memastikan masjid benar-benar menjadi pusat peradaban yang menghadirkan manfaat nyata bagi umat, bukan hanya dalam aspek spiritual, tetapi juga sosial dan ekonomi,” pungkasnya. (Jenni)












