Warga Kecamatan Cibodas Bangun Kemandirian Lingkungan Melalui Bank Sampah Sugriwa

Warga Kecamatan Cibodas Bangun Kemandirian Lingkungan Melalui Bank Sampah Sugriwa
banner 468x60

ANGKET24.ID, KOTA TANGERANG – Upaya mengubah sampah rumah tangga menjadi sumber manfaat lingkungan dan ekonomi terus dilakukan masyarakat Kota Tangerang. Salah satunya melalui pengoperasian Bank Sampah Sugriwa yang digagas warga RW 07, Kelurahan Cibodas Baru, Kecamatan Cibodas.

Bank sampah tersebut hadir sebagai sarana edukasi sekaligus pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis lingkungan. Nama Sugriwa merupakan akronim dari Sumber Griya Warga yang mengusung filosofi “Dari rumah warga untuk kesejahteraan warga.”

Bacaan Lainnya
banner 300250

Sekretaris Camat Cibodas, Ian Chavidz Rizqiullah, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi warga yang berhasil mewujudkan program tersebut. Menurutnya, keberadaan bank sampah menjadi langkah konkret dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah sejak dari rumah.

“Kami sangat mendukung penuh berdirinya Bank Sampah Sugriwa RW 07. Ini adalah bukti nyata sinergi antara warga, pemerintah, dunia pendidikan dan tokoh lingkungan,” papar Ian.

Ia berharap, keberadaan Bank Sampah Sugriwa mampu menumbuhkan budaya memilah sampah di lingkungan masyarakat sekaligus membantu mengurangi volume sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Harapannya dengan keberadaan bank sampah ini, mampu mengedukasi warga untuk membudayakan pemilahan sampah langsung dari rumah, sehingga volume sampah yang terbuang ke TPA dapat berkurang secara signifikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Bank Sampah Sugriwa RW 07, Rizki, menjelaskan bahwa sistem pengelolaan yang diterapkan dibuat sederhana agar mudah diikuti seluruh warga. Program tersebut mengusung slogan “Tabung Sampah, Dapat Uang” sebagai bentuk motivasi bagi masyarakat untuk aktif mengelola sampah.

“Prosesnya dimulai dari rumah masing-masing, di mana warga memilah sampah menjadi tiga kategori seperti organik, anorganik, dan B3. Setiap Minggu, berbarengan dengan kegiatan senam sehat warga, limbah anorganik disetorkan ke Lapangan Futsal RW 07 untuk ditimbang dan dicatat dalam buku tabungan sampah,” imbuhnya.

Hasil pengumpulan sampah selanjutnya dijual secara berkala kepada pengepul maupun Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Pendapatan yang diperoleh kemudian dikembalikan kepada warga sesuai jumlah sampah yang berhasil mereka setorkan.

Menariknya, pengelolaan Bank Sampah Sugriwa juga mendapat pendampingan dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) yang turut membantu edukasi dan operasional di lapangan.

“Pilah sampah dari rumah itu tidak rumit jika kita tahu pemetaannya. Saya berharap warga RW 07 dapat menjalankan pemilahan ini secara aktif agar pengelolaan Bank Sampah Sugriwa dapat berjalan konsisten dan berkelanjutan,” tegas Rizki.

Melalui kehadiran Bank Sampah Sugriwa, warga RW 07 tidak hanya diajak menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran bersama bahwa sampah yang dikelola dengan baik dapat memberikan nilai ekonomi dan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. (Sudirman)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *