ANGKET24.ID, TANGERANG – Penguatan kapasitas kader posyandu menjadi salah satu strategi yang dijalankan Pemerintah Kota Tangerang dalam mempercepat penurunan angka stunting. Melalui Dinas Kesehatan, para kader dibekali 25 kompetensi dasar untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat deteksi dini terhadap balita yang berisiko mengalami stunting.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, mengatakan kader posyandu memiliki peran strategis karena menjadi pihak yang paling dekat dengan masyarakat sehingga mampu melakukan pemantauan kesehatan secara lebih cepat dan menyeluruh.
“Peran kader posyandu sangat besar karena mereka yang paling memahami kondisi masyarakat di wilayahnya. Informasi yang diperoleh menjadi lebih cepat sehingga penanganan juga dapat dilakukan lebih dini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kompetensi yang diberikan mencakup keterampilan pengelolaan posyandu, pendampingan ibu hamil dan menyusui, pelayanan bayi dan balita, pembinaan usia sekolah dan remaja, hingga pelayanan bagi usia produktif dan lanjut usia.
Selain peningkatan kapasitas sumber daya manusia, Pemkot Tangerang juga mendukung kerja kader melalui pemanfaatan Aplikasi Si Data yang terintegrasi dengan sistem pencatatan gizi berbasis masyarakat.
“Selain dibekali kompetensi, kader posyandu juga didukung pemanfaatan teknologi melalui aplikasi Si Data. Melalui aplikasi tersebut, kader dapat langsung menginput hasil pemantauan di lapangan yang kemudian terintegrasi dengan sistem pencatatan gizi berbasis masyarakat,” kata dr. Dini.
Menurutnya, sistem tersebut memungkinkan data kesehatan diterima secara real time, sehingga memudahkan puskesmas melakukan analisis sekaligus memberikan peringatan dini apabila ditemukan balita dengan risiko gizi kurang maupun stunting.
“Data yang masuk secara real time memudahkan puskesmas melakukan analisis dan memberikan peringatan dini apabila ditemukan balita dengan risiko gizi kurang maupun stunting,” sambungnya.
Melalui penguatan kompetensi kader, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi lintas sektor, Pemkot Tangerang optimistis percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif sekaligus mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. (Wahyu)












