ANGKET24.ID, KOTA TANGERANG – Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menegaskan bahwa seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang harus bekerja nyata dan responsif dalam menjawab berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Ia menekankan bahwa pelayanan publik tidak boleh berhenti pada wacana, tetapi harus diwujudkan dalam aksi cepat dan berdampak.
Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Evaluasi Kewilayahan yang diikuti para Kepala Perangkat Daerah, camat, dan lurah, di Ruang Akhlakul Karimah, Gedung Puspem Kota Tangerang, Senin (11/05/2026).
“Camat dan lurah harus memperkuat komunikasi dengan dinas terkait. Jangan sampai persoalan yang sama terus berulang, seperti TPS liar, jalan berlubang, dan persoalan lingkungan lainnya. Semua harus segera ditangani. Respons aduan masyarakat harus cepat, tepat, dan solutif, bukan sekadar retorika,” tegas Sachrudin.
Ia juga menyoroti pentingnya respons cepat terhadap isu kesehatan dan kebersihan lingkungan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.
“Persoalan kesehatan berdampak luas, mulai dari produktivitas hingga aktivitas sehari-hari. Karena itu, layanan kesehatan harus dimaksimalkan, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) terus kita dorong. Yang paling penting adalah pencegahan melalui kebersihan lingkungan yang harus dijaga bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, menekankan pentingnya kepemimpinan kewilayahan yang kuat serta kolaborasi lintas sektor dalam menyelesaikan persoalan secara cepat dan tepat.
“Jika setiap pemimpin wilayah menjalankan perannya dengan baik dan kolaborasi pentahelix berjalan optimal, maka persoalan dapat diselesaikan sejak dini, sebelum menjadi besar. Ini harus menjadi kesadaran bersama,” tegasnya. (Wahyu)












