ANGKET24.ID, KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik melalui kegiatan pembinaan yang melibatkan perangkat daerah, Kamis (16/4/2026). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman, di Ruang Rapat Akhlakul Karimah, Puspem Kota Tangerang.
Dalam kegiatan tersebut, aspek pelayanan kepada masyarakat menjadi perhatian utama, terutama terkait kualitas, responsivitas, dan integritas aparatur.
Herman menegaskan bahwa pelayanan publik tidak hanya diukur dari kecepatan dan kemudahan, tetapi juga dari sikap petugas dalam melayani masyarakat.
“Kualitas pelayanan harus terus kita tingkatkan, tidak hanya dari sisi kecepatan, akurasi, dan kemudahan, tetapi juga dari sikap, empati, serta integritas para petugas,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan pelayanan yang mengedepankan empati memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
“Ketika masyarakat merasa dihargai dan diperlakukan dengan baik, mereka akan lebih patuh terhadap aturan, lebih sadar dalam membayar pajak, serta lebih aktif berpartisipasi dalam pembangunan,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya adaptasi di tengah perkembangan zaman yang semakin menuntut transparansi, akuntabilitas, serta pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik.
Di sisi lain, Herman mengungkapkan sejumlah capaian yang telah diraih Kota Tangerang dalam bidang pelayanan publik. Indeks Pelayanan Publik (IPP) tahun 2025 pada sejumlah perangkat daerah mencapai nilai 3,9 dengan kategori B.
Selain itu, hasil penilaian kepatuhan Ombudsman menunjukkan predikat kualitas tinggi, serta Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang meningkat dari 87,49 pada 2024 menjadi 89,61 pada 2025.
Meski demikian, ia menegaskan capaian tersebut harus menjadi dorongan untuk terus melakukan perbaikan.
“Capaian ini tentu patut kita syukuri, namun harus menjadi motivasi untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan. Pembinaan seperti hari ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Wahyu)












